Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

WFH Wajib Didukung Infrastruktur Teknologi Memadai Agar Pelayanan Publik Optimal

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 05:13 WIB | Oleh:
WFH Wajib Didukung Infrastruktur Teknologi Memadai Agar Pelayanan Publik Optimal Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Pakar kebijakan publik dari Universitas Andalas (UNAND), Sumatera Barat (Sumbar) Aidinil Zetra saat diwawancarai di Kota Padang, Rabu, (1/4).

KOTA PADANG - Pakar kebijakan publik dari Universitas Andalas (UNAND), Sumatera Barat (Sumbar) Aidinil Zetra mengatakan penerapan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah harus didukung oleh infrastruktur teknologi yang memadai.

"Agar pelayanan publik secara online itu efektif, maka membutuhkan infrastruktur pelayanan yang betul-betul sesuai dengan kondisi online," kata dia di Kota Padang, Rabu.

Oleh karena itu, kata Aidinil, pemerintah harus menyiapkan aplikasi atau perangkat yang andal untuk mendukung transisi perpindahan mekanisme bekerja tatap muka atau luar jaringan (luring) ke online.

Sekretaris UNAND tersebut mengatakan pandemi Covid-19 yang terjadi beberapa tahun lalu bisa menjadi pelajaran penting bagi pemangku kepentingan dalam menerapkan kebijakan bekerja dari rumah.

Menurutnya, jika pemerintah tidak siap dalam menyiapkan infrastruktur yang memadai, maka bisa berdampak pada turunnya kualitas layanan publik.

Ia juga menyarankan pemerintah menyiapkan semacam pengawasan berbasis teknologi bagi aparatur sipil negara (ASN) agar tetap terpantau dengan baik selama bekerja dari rumah.

"Jadi, dimana staf itu bekerja harus terdeteksi oleh pimpinan. Bisa melalui video call agar mereka tetap terpantau. Kemudian bisa juga melalui teknologi GPS," kata dia menyarankan.

Kebijakan WFH mulai berlaku 1 April 2026 dan akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan. Di bidang pendidikan, kegiatan belajar mengajar untuk jenjang dasar hingga menengah tetap dilakukan secara tatap muka lima hari dalam seminggu tanpa pembatasan kegiatan.

Sementara untuk jenjang pendidikan tinggi, khususnya semester empat ke atas, pelaksanaannya bakal menyesuaikan kebijakan kementerian terkait. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

38 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.