Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diplomasi Panas! Iran Desak PBB Akui Israel dan AS sebagai Inisiator 12 Hari Perang!

📅 Senin, 30 Jun 2025, 08:55 WIB | Oleh:
Diplomasi Panas! Iran Desak PBB Akui Israel dan AS sebagai Inisiator 12 Hari Perang! Doc: Antara Foto

Tehran - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, secara resmi meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengakui Israel dan Amerika Serikat sebagai penginisiasi tindakan agresi dan menyerukan agar mereka bertanggung jawab melalui pembayaran kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan selama serangan terhadap Iran. Permintaan ini disampaikan melalui surat resmi kepada Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, sebagaimana dilaporkan oleh Ria?Novosti.

Dalam surat yang juga dikutip dari akun Telegram resmi Araghchi, ditegaskan, “Kami secara resmi meminta agar Dewan Keamanan mengakui rezim Israel dan Amerika Serikat sebagai inisiator tindakan agresi dan mengakui tanggung jawab mereka, termasuk pembayaran kompensasi dan reparasi.

Selain itu, Araghchi meminta Dewan Keamanan untuk mengarahkan agar kedua negara itu diminta untuk menanggung konsekuensi atas agresi tersebut dan memastikan bahwa tindakan sejenis tidak terulang di kemudian hari .

Serangan Israel terhadap Iran terjadi pada malam tanggal 13 Juni, yang menargetkan fasilitas nuklir, pangkalan militer, ilmuwan nuklir, serta jenderal-jenderal tinggi Iran, atas klaim bahwa Iran menjalankan program nuklir militer rahasia. Iran membantah dan membalas serangan tersebut.

Perang selama 12 hari itu tidak hanya melibatkan Israel dan Iran, tetapi juga melibatkan Amerika Serikat, yang pada malam 22 Juni melakukan serangan udara terhadap tiga fasilitas nuklir Iran. Sebagai respons, pada malam 23 Juni, Iran meluncurkan rudal ke pangkalan militer AS di Al Udeid, Qatar, sambil menegaskan niatnya untuk tidak memperluas eskalasi konflik.

Presiden AS saat itu, Donald Trump, menganggap serangan Iran tersebut sebagai “pelampiasan” dan merespons optimis bahwa serangan itu akan membuka jalan bagi perdamaian dan keharmonisan di Timur Tengah. Trump juga menyatakan bahwa Israel dan Iran telah sepakat untuk menempuh gencatan senjata, yang secara resmi membubarkan konflik 12 hari setelah jeda 24 jam pasca gencatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...

Negara-Negara BRICS Bersatu Bela Kedaulatan Suriah

32 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Negara-Negara BRICS Bersatu...
Luar Negeri
Militer Yaman Berjibaku Reb...
Daerah
Sekda Jateng Gaungkan MTQ N...
Luar Negeri
Trump Anggap Hubungan Dagan...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.