Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Geologi: Aktivitas Gunung Tangkuban Parahu Naik

📅 Sabtu, 28 Jun 2025, 17:58 WIB | Oleh:
Badan Geologi: Aktivitas Gunung Tangkuban Parahu Naik Doc: Badan Geologi

BANDUNG: Badan Geologi Kementerian ESDM mengungkapkan aktivitas terbaru Gunung Tangkuban Parahu di wilayah Utara Kota Bandung, Jabar. Badan Geologi menyebut aktivitas gunung tersebut sempat naik pada pekan terakhir bulan Juni 2025 ini.

Berdasarkan pengamatan sampai Jumat (27/6) pukul 24.00 WIB, aktivitas kegempaan Tangkuban Parahu masih berlangsung. Dimana, didominasi oleh getaran tremor menerus yang berasosiasi dengan aktivitas bualan lumpur di Kawah Ratu.

Rekaman kegempaan pada tangga 24 dan 25 Juni 2025 mengalami peningkatan gempa low-Frequency (LF) secara bertahap. Yaitu, masing-masing 90 dan 103 kejadian per hari.

Data pemantauan tanggal 26 Juni 2025, jumlah gempa LF terekam sebanyak 116 kejadian. Satu kali Gempa Vulkanik Dalam (VA) dan getaran tremor menerus dengan amplitudo 0,5 - 1 mm.

"Sementara tanggal 27 Juni, terjadi 97 kali gempa LF dengan amplitudo 2-27 mm, dan lama gempa 8-26 detik. Dua kali gempa Hembusan dengan amplitudo 8-10 mm, dan lama gempa 31-33 detik," kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhamad Wafid, di Bandung, Sabtu (28/6).

“Kemudian, dua kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 6 mm, dan lama gempa 9-10 detik. Serta 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 10 mm, S-P 10 detik dan lama gempa 31 detik," kata Wafid.

Untuk pengamatan secara visual terpantau hembusan asap putih tipis hingga sedang dengan ketinggian berkisar antara 5 hingga 180 meter dari dasar Kawah Ratu. Kemudian 5 hingga 15 meter dari dasar Kawah Ecoma dengan tekanan lemah hingga sedang.

"Manifestasi bualan lumpur di Kawah Ratu yang terbentuk pada tanggal 5 Juni 2025 hingga saat ini masih teramati. Tingkat intensitas dan luasan area bualan lumpur ini masih sama dibanding dengan aktivitas pada 26 Juni 2025," ujar dia.

Pengamatan deformasi permukaan menggunakan alat EDM dan GNSS, lanjutnya, masih menunjukkan adanya pola inflasi. Ini mengindikasikan akumulasi tekanan pada kedalaman dangkal di bawah tubuh gunung api.

"Hal ini masih menjadi perhatian karena potensi erupsi freatik tetap dapat terjadi secara tiba-tiba. Atau, tanpa didahului gejala vulkanik yang jelas," ucap dia.

Sementara, data pengukuran gas dari stasiun Multi-GAS permanen, belum menunjukkan perubahan mencolok. Yaitu, pada rasio gas (CO2/SO?, CO?/H?S, H2O/CO2, H2S/SO2) maupun proporsi antara gas SO? dan H?S.

Dengan mempertimbangkan semua data tersebut Badan Geologi menyatakan tingkat aktivitas Gunung Tangkuban Parahu masih berada pada Level I (Normal). Namun masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu dan para pengunjung tetap diimbau untuk tidak mendekati area dasar kawah.

Selain itu, masyarakat juga tidak boleh berlama-lama di kawasan kawah aktif. Serta segera menjauh jika teramati peningkatan intensitas hembusan atau tercium bau gas menyengat.

Pemerintah Daerah dan BPBD juga diminta terus menjalin koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Tangkuban Parahu di Desa Cikole. Serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.