Saham Asia Menguat Saat Trump Umumkan Gencatan Senjata Iran-Israel
📅 Selasa, 24 Jun 2025, 13:39 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Daily Time
TOKYO - Saham Asia menguat dan harga minyak turun pada hari Selasa (24/6), karena kekhawatiran akan guncangan pasar energi mereda setelah pengumuman Presiden AS Donald Trump tentang gencatan senjata antara Iran dan Israel.
Para investor merasa lega karena Iran tidak membalas serangan AS terhadap fasilitas nuklirnya dengan membatasi transportasi minyak melalui Selat Hormuz yang strategis.
Pada hari Senin, Iran mengatakan telah meluncurkan rudal ke pangkalan utama AS di Qatar, yang menggambarkan situasi sebagai stabil, sementara analis mengatakan aset ladang minyak tidak terpengaruh.
"Teheran bersikap tenang. 'Balasan' mereka ditujukan ke pangkalan AS di Qatar -- cukup keras untuk menjadi berita utama, cukup tenang untuk tidak mengguncang fondasi pasar minyak," kata Stephen Innes dari SPI Asset Management.
"Dan begitu itu menjadi jelas, premi perang jatuh dari minyak mentah," dengan Brent dan kontrak minyak mentah utama AS WTI merosot lebih dari tujuh persen dalam semalam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kedua kontrak minyak turun lebih dari dua persen pada hari Selasa.
Di Asia, suasananya sebagian besar optimistis, Tokyo dan Hong Kong naik 1,4 persen, Shanghai naik 0,8 persen, dan Seoul melonjak 2,7 persen.
Singapura naik 0,7 persen, Sydney naik 1,1 persen dan Taipei naik 1,8 persen, tetapi Jakarta turun 1,7 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trump mengatakan Iran dan Israel telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata bertahap yang akan membawa "berakhirnya secara resmi" konflik mereka, karena serangan terus menghantam Teheran.
Menteri luar negeri Iran mengatakan pada Selasa, Teheran tidak bermaksud melanjutkan serangannya jika Israel menghentikan serangannya.
"Rincian mengenai perjanjian gencatan senjata masih minim saat artikel ini ditulis dan dengan demikian detente dan de-eskalasi belum menjadi kesepakatan yang tuntas," tulis Michael Wan dari MUFG.
"Meskipun demikian, laporan berita terbaru menunjukkan Iran telah menyetujui gencatan senjata dan jika ini benar, risiko ekor kiri dari skenario yang lebih ekstrem yang mengakibatkan gangguan pasokan minyak yang signifikan telah berkurang secara signifikan."
Di pasar valas, dollar menyerahkan keuntungan setelah Gubernur Federal Reserve Michelle Bowman mengatakan akan mendukung pemotongan suku bunga pada pertemuan bulan Juli jika inflasi tetap stabil.
Pasar saat ini memperkirakan Fed akan melanjutkan pemotongan suku bunga pada bulan September.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!