Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Italia dan Denmark Menentang Migrasi Ilegal Tak Terkendali ke Eropa

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 08:00 WIB | Oleh:
Italia dan Denmark Menentang Migrasi Ilegal Tak Terkendali ke Eropa Doc: Antara foto/Anadolu Agency
Ket. Ratusan migran berupaya berenang dari Maroko menuju kota Ceuta milik Spanyol di Afrika Utara, sementara jumlah pendatang melampaui 1.500 orang dalam waktu lebih dari sepekan—menurut laporan berita setempat—di Ceuta, Spanyol, pada 31 Juli 2026.

MOSKOW - Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni dan Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menegaskan sikap negaranya yang menentang migrasi ilegal yang tidak terkendali ke Eropa.

Kedua pemimpin juga menyerukan perubahan pada konvensi hak asasi manusia Eropa untuk meningkatkan deportasi.

"Kami tidak menerima imigrasi yang tidak terkendali ke Eropa dan telah menyerukan kebijakan migrasi yang ketat baik di negara kami maupun di Eropa," demikian pernyataan bersama kedua pemimpin yang diunggah di akun media sosial Meloni, Senin (10/8).

Menurut kedua perdana menteri, migrasi ilegal berdampak negatif pada masyarakat Eropa, khususnya berkontribusi pada peningkatan kejahatan, meningkatkan beban pada layanan publik, dan merusak kepercayaan warga.

Warga Eropa mengharapkan tindakan konkret dari para politikus tentang migrasi dan keamanan, ujar Meloni dan Frederiksen.

"Perlu untuk menciptakan pusat repatriasi di negara ketiga, serta menerapkan solusi inovatif lainnya di luar Eropa. Kami secara aktif mengerjakan hal ini," kata kedua pemimpin itu.

Meloni dan Frederiksen menegaskan komitmen mereka untuk memajukan solusi yang akan memastikan keamanan yang lebih besar bagi masyarakat Eropa, khususnya bagi kelompok yang paling rentan.

"Bersama-sama, kita telah berhasil mengubah keseimbangan dalam penerapan Konvensi Hak Asasi Manusia Eropa terhadap warga negara asing yang melakukan kejahatan serius. Akibatnya, jumlah deportasi meningkat," demikian pernyataan tersebut.

Pada akhir Juli, Ceuta—wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara—mengalami krisis akibat gelombang besar migran dari negara tetangga Maroko.

Menteri Dalam Negeri Spanyol Fernando Grande-Marlaska mengatakan bahwa sekitar 72.000 migran telah memasuki Ceuta, dan sekitar 70.000 orang telah kembali ke Maroko.

Otoritas Maroko memperkirakan bahwa sekitar 40.000 orang telah memasuki wilayah kantong Spanyol tersebut.

Sebagai tanggapan terhadap krisis migrasi, Italia memberlakukan pemeriksaan tambahan terhadap penumpang dan kendaraan yang tiba dari Spanyol.

Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani mengatakan bahwa pemeriksaan kapal dan pesawat dari Spanyol akan berlanjut setidaknya hingga Sabtu (15/8) di tengah laporan tentang kemungkinan upaya baru penyeberangan perbatasan secara massal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Advertisement
astra2
Advertisement
gaia musik festival
Olahraga
Swiatek Melaju Melewati Shn...
Luar Negeri
Italia dan Denmark Menentan...
Megapolitan
Kelola Sampah Jakarta, RDF ...
Luar Negeri
Gempa Luluh Lantakkan Kolom...
Daerah
Penutupan akses wisata Brom...
Ekonomi
Dibayangi Tekanan, 11 Agust...
Advertisement
gaia musik festival
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.