Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mitigasi Karhutla, Kalteng Bangun Posko Pantau 32 Titik Kebakaran Secara Real Time

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 09:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mitigasi Karhutla, Kalteng Bangun Posko Pantau 32 Titik Kebakaran Secara Real Time Doc: Dishut Kalteng
Ket. Kepala Dishut Kalteng Agustan Saining menunjukan posko pemantauan di Istana Isen Mulang, Palangka Raya (10/8/2026).

PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) membangun posko pemantauan di Istana Isen Mulang yang memungkinkan Gubernur Agustiar Sabran memantau kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara real-time

Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kalteng Agustan Saining di Palangka Raya, Selasa, mengatakan posko tersebut telah beroperasi sekitar dua pekan dan terhubung dengan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) serta 32 titik pemantauan live yang tersebar di sejumlah wilayah rawan karhutla. 

"Pak Gubernur bisa memantau perkembangan detik demi detik, menit demi menit dari posko ini. Dengan pemantauan langsung, beliau dapat memberikan arahan dan kebijakan yang tepat sasaran sesuai dinamika serta tingkat keparahan di lapangan," kata Agustan.

Menurutnya sistem pemantauan tersebut tidak hanya digunakan untuk melihat kondisi kebakaran, tetapi juga memungkinkan komunikasi langsung antara pimpinan daerah dengan petugas yang berada di lapangan.

Dengan demikian, kebutuhan penambahan personel, peralatan maupun perubahan strategi pemadaman dapat segera diputuskan berdasarkan kondisi aktual.

"Beliau bisa melihat langsung situasi, berinteraksi dengan personel di lapangan, lalu menentukan apakah perlu ada penambahan tim atau penyesuaian strategi. Mana wilayah yang cukup ditangani tim yang ada, dan mana yang membutuhkan perkuatan," ujarnya.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian utama saat ini adalah kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau. Kawasan tersebut merupakan lahan gambut yang memiliki potensi penyebaran api sehingga membutuhkan penanganan dan pemantauan secara intensif.

Agustan menegaskan penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi. Pemprov Kalteng terus memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah kabupaten, Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni dan unsur terkait lainnya.

"Ini adalah tanggung jawab bersama, jangan ada yang merasa paling dominan," katanya.

Selain kolaborasi, keselamatan personel juga menjadi perhatian dalam setiap operasi pemadaman. Agustan mengatakan terdapat personel yang sempat terkepung kobaran api saat menjalankan tugas di lapangan dan harus mendapatkan perawatan medis.

"Petugas sempat harus dirawat di rumah sakit, namun beruntung setelah dua hari masa pemulihan, mereka sudah bisa kembali bertugas di lapangan," ujarnya.

Lebih lanjut Agustan mengatakan kombinasi antara pemantauan real-time, penguatan operasi darat dan udara, serta koordinasi lintas sektor diharap mempercepat respons terhadap karhutla.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...

Calon Sekolah Adiwinata Bekasi Memasuki Penilaian Akhir

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Calon Sekolah Adiwinata Bek...
Nasional
Pesantren Jadi Pusat Ekonom...
Olahraga
Persija Jakarta Rekrut Fran...
Luar Negeri
Putin Beri Instruksi Mengej...
Advertisement
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.