Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapenda Jayawijaya Ajak Warga dan ASN Tertib Bayar Iuran Sampah

3 Jumat, 29 Mei 2026, 17:05 WIB | Oleh:
Bapenda Jayawijaya Ajak Warga dan ASN Tertib Bayar Iuran Sampah Bapenda Jayawijaya Ajak Warga dan ASN Tertib Bayar Iuran Sampah Doc: Antara Foto
Ket. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Kabupaten Jayawijaya Immanuel YAR Rumere diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mengingatkan masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar membayar retribusi sampah rumah tangga tepat waktu guna mendukung pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami berharap retribusi sampah rumah tangga yang telah ditetapkan setiap keluarga Rp30.000 per bulan dapat dibayarkan secara teratur, baik masyarakat maupun ASN sehingga dapat membantu PAD di tahun ini,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Kabupaten Jayawijaya Immanuel YAR Rumere di Wamena, Kamis.

Menurut dia, retribusi sampah rumah tangga harus mendapat dukungan dari seluruh komponen masyarakat, terutama ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya.

“Jumlah ASN di Kabupaten Jayawijaya anggaplah 3.500, retribusi sampah rumah tangga per bulannya Rp30.000, maka Rp30.000 x 12 bulan dapatnya Rp360.000. Rp360.000 x jumlah ASN 3.500, maka PAD yang diperoleh dari sampah rumah tanggal kurang lebih Rp1,2 miliar per tahun,” ujarnya.

Oleh karena itu sosialisasi terhadap retribusi sampah rumah tangga telah dilakukan, yang diikuti semua pihak termasuk ASN dan  masyarakat 40 distrik, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan Himpunan Bank Negara (Himbara).

“Kami bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayawijaya telah menggelar sosialisasi terkait retribusi sampah rumah tangga dengan harapan seluruh masyarakat dan ASN dapat mendukung kebijakan pemerintah daerah tersebut,” katanya.

Dia menambahkan target PAD tahun ini kurang lebih Rp90 miliar yang diperoleh dari sumber pajak dan retribusi daerah.

“Kami tentu berharap capaian target PAD tahun ini bisa dicapai, karena target PAD 2025 mampu dicapai meskipun besar Rp75 miliar. Dukungan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) teknis dan masyarakat serta lembaga swasta lainnya sangat perlu untuk memenuhi target PAD pada tahun ini,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Terkonfirmasi, Jenderal LSP...
Nasional
Polri Tetapkan 3 Tersangka ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.