Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelaku Logistik Sumringah! JTCC Potong Waktu Tempuh Jadi Lebih Singkat

📅 Minggu, 22 Jun 2025, 16:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelaku Logistik Sumringah! JTCC Potong Waktu Tempuh Jadi Lebih Singkat Doc: ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Ket. Arsip Foto - Sejumlah kendaraan melintas di Tol Cibitung-Cilincing di Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

JAKARTA - Jalan tol memungkinkan pengiriman barang lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan jalan non-tol, karena mengurangi kemacetan dan menyediakan jalur yang lebih lancar. Hal ini berdampak pada penurunan biaya transportasi dan logistik secara keseluruhan. 

Dengan kelancaran distribusi barang dan jasa, jalan tol berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dengan mempercepat perputaran roda bisnis dan membuka peluang investasi baru. 

Pelaku usaha logistik menilai keberadaan Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC) makin menunjukkan manfaatnya karena menjadi penghubung penting antara kawasan industri dan Pelabuhan Tanjung Priok.

Menurut Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Logistik dan Forwarding Indonesia (ALFI) Jakarta Adil Karim, JTCC tepat untuk menjadi bagian dari integrasi koridor wilayah logistik, karena bisa memangkas waktu tempuh secara signifikan.

"Tol ini memang dirancang untuk memperlancar pergerakan logistik dari kawasan industri di timur Jakarta, seperti Cibitung dan sekitarnya, langsung ke pelabuhan, tanpa harus melalui jalur padat seperti Tol Jakarta-Cikampek," ujar dia, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (22/6).

Menurutnya pula, Tol Cibitung-Cilincing sebagai solusi dan bagian dari integrasi koridor wilayah logistik yang merupakan upaya menghubungkan berbagai kawasan industri, dengan pusat distribusi seperti pelabuhan dan bandara melalui infrastruktur transportasi seperti jalan tol agar proses pengiriman barang lebih cepat, murah, dan lancar.

Koridor atau jalur yang terintegrasi memungkinkan akses antarwilayah menjadi lebih tersambung tanpa banyak hambatan serta tarif untuk penggunaan infrastruktur seperti tol lebih terkoordinasi dan disesuaikan.

Jika terwujud, kata Adil, integrasi ini dapat membuka peluang bagi penurunan tarif tol secara keseluruhan, sehingga meringankan beban biaya logistik dan mendorong lebih banyak pelaku usaha memanfaatkan infrastruktur yang telah tersedia.

"Di tengah kemacetan di jalur logistik seperti Pelabuhan Tanjung Priok yang semakin padat dan jalan tol eksisting masih belum optimal dimanfaatkan, integrasi koridor logistik menjadi solusi mendesak," katanya lagi.

Namun demikian, ia menyayangkan masih rendahnya tingkat pemanfaatan JTCC oleh pelaku usaha logistik, disebabkan oleh tingginya tarif tol yang dinilai tidak sebanding dengan efisiensi biaya operasional.

“Untuk jarak sekitar 34 kilometer, tarifnya bisa lebih dari Rp100 ribu. Ini memberatkan pengusaha, apalagi sopir truk yang akhirnya enggan lewat tol,” ujarnya.

Oleh karena itu, ALFI mendorong pemerintah dan pengelola tol untuk mengevaluasi tarif Tol Cibitung-Cilincing.

"Kalau tarif bisa lebih bersahabat, sopir akan lebih memilih lewat tol ketimbang jalan biasa. Ini tentu akan mempercepat distribusi logistik secara keseluruhan,” katanya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
Program-program Unggulan Go...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.