Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi: Komodo Memiliki Gigi Berlapis Besi untuk Mencabik Mangsa, Sama Seperti T-Rex

📅 Sabtu, 21 Jun 2025, 12:30 WIB | Oleh:
Studi: Komodo Memiliki Gigi Berlapis Besi untuk Mencabik Mangsa, Sama Seperti T-Rex Doc: The Telegraph
Ket. Komodo jantan dapat tumbuh hingga 9,8 kaki atau hampir 3 meter panjangnya

Komodo memiliki gigi berlapis besi, sifat mengerikan yang mungkin dimiliki oleh Tyrannosaurus Rex, demikian temuan para ilmuwan.

Dilaporkan The Telegraph, para peneliti di King’s College London menemukan bahwa gigi bergerigi pada kadal raksasa itu berujung besi yang membantu menjaga ketajamannya seperti pisau dan sangat cocok untuk mencabik daging.

Penelitian yang dipublikasikan di Nature Ecology & Evolution tersebut mengungkapkan bahwa komodo memiliki gigi yang tajam dan melengkung mirip dengan gigi banyak dinosaurus karnivora, dan para ilmuwan yakin bahwa taring berujung besi tersebut bisa saja dimiliki oleh pemakan daging yang telah punah, meskipun adaptasi tersebut tidak dapat dilihat dalam catatan fosil.

Dr Aaron LeBlanc, dosen biosains kedokteran gigi di King's College London dan penulis utama studi tersebut, mengatakan, “Komodo memiliki gigi yang melengkung dan bergerigi untuk mencabik dan mencabik mangsanya, sama seperti dinosaurus pemakan daging.

“Kami ingin menggunakan kesamaan ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana dinosaurus karnivora makan dan apakah mereka menggunakan besi di gigi mereka dengan cara yang sama seperti komodo.

“Sayangnya, dengan menggunakan teknologi yang kita miliki saat ini, kita tidak dapat melihat apakah gigi dinosaurus yang membantu memiliki kadar zat besi yang tinggi atau tidak.

“Dengan analisis lebih lanjut terhadap gigi Komodo, kita mungkin dapat menemukan penanda lain pada lapisan besi yang tidak berubah selama proses fosilisasi. Dengan penanda seperti itu, kita akan mengetahui dengan pasti apakah dinosaurus juga memiliki gigi berlapis besi dan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang predator ganas ini.”

Komodo adalah hewan asli Indonesia dan merupakan spesies kadal terbesar yang masih hidup di dunia, dengan berat rata-rata sekitar 12,5 stone (79,3 kg). Komodo jantan dapat tumbuh hingga 9,8 kaki (2,9 meter) panjangnya dan beratnya lebih dari 23 stone (146 kg).

Dengan ukuran tubuh yang besar, mereka mendominasi ekosistem, memburu dan menyergap mangsa termasuk burung dan babi. Namun, mereka akan memakan hampir semua jenis bangkai termasuk kuda atau kerbau, menarik dan mencabik mangsanya untuk mencabik-cabik dagingnya.

Komodo juga diketahui terkadang menyerang manusia.

Karena metabolisme mereka yang lambat, komodo dapat bertahan hidup hanya dengan 12 kali makan setahun, dan setelah makan dalam jumlah besar harus pindah ke tempat yang terkena sinar matahari untuk mempercepat pencernaan sehingga makanan tidak membusuk di perut mereka.

Meskipun banyak reptil memiliki zat besi di gigi mereka, komodo memiliki zat besi yang terkonsentrasi di sepanjang tepi tajam dan ujung gigi mereka, sehingga warnanya menjadi jingga.

Kadal yang Sangat Mengagumkan

Dr Benjamin Tapley, kurator reptil dan amfibi di Kebun Binatang London dan salah satu penulis penelitian tersebut, mengatakan, “Sebagai kadal terbesar di dunia, komodo adalah hewan yang sangat mengagumkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.