Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ponorogo Resmi Buka Grebeg Suro 2025

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 22:35 WIB | Oleh:
Ponorogo Resmi Buka Grebeg Suro 2025 Doc: ANTARA/HO-Prastyo
Ket. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko bersama Stafsus Bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya Kementrian Kebudayaan, Basuki Teguh Yuwono membuka Grebeg Suro 2025.

PONOROGO - Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi membuka Grebeg Suro 2025, Selasa (17/6) malam, dan ini menjadi momentum istimewa usai Reog Ponorogo ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) UNESCO pada akhir 2024.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Rabu, mengatakan, Grebeg Suro bukan sekadar ritual budaya menyambut 1 Muharram, tetapi juga bagian dari upaya Ponorogo menuju pengakuan sebagai anggota UNESCO Creative Cities Network (UCCN).

Penilaian akhir program tersebut dijadwalkan berlangsung pada akhir 2025.

“Ini Grebeg Suro pertama setelah pengakuan dunia terhadap reog. Sekarang kami bersiap menuju kota kreatif dunia,” ujar Sugiri dalam sambutannya.

Ajang yang masuk dalam Kalender Event Nusantara (KEN) ini tampil berbeda dengan panggung modern berkonsep futuristik, memadukan teknologi digital, seni tradisional, dan kreativitas generasi muda.

"Desainnya menyesuaikan selera anak muda. Mereka pewaris budaya ini," ujarnya.

Sugiri juga menekankan bahwa pelestarian budaya tak lepas dari dimensi ekonomi.

Pemkab terus membangun infrastruktur pendukung seperti museum dan monumen reog, meski anggaran kegiatan tahun ini hanya sebesar Rp350 juta dari APBD.

“Keterbatasan dana justru melahirkan inovasi dan gotong royong. Masyarakat harus jadi pelaku, bukan hanya penerima program,” tegasnya.

Dalam pembukaan tersebut, Staf Khusus Bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan, Basuki Teguh Yuwono, turut menyerahkan piagam resmi dari UNESCO kepada Pemkab Ponorogo.

“Ini bukti kerja kolektif antara Bupati, Pemkab, masyarakat, dan semua pihak dalam menjaga eksistensi reog,” ucap Basuki. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.