Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos ungkap temuan 1,3 juta KPM alami gagal transfer bansos

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 15:56 WIB | Oleh:
Mensos ungkap temuan 1,3 juta KPM alami gagal transfer bansos Doc: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo
Ket. Menteri Sosial Syaifullah Yusuf (tengah) didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Robben Nico (kiri) dan perwakilan pimpinan Badan Pusat Statistik menjelaskan terkait realisasi penyaluran segenap bantuan sosial dari pemerintah.

Jakarta -- Menteri Sosial Syaifullah Yusuf mengungkapkan ditemukan sebanyak 1.323.459 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengalami gagal transfer dana bantuan sosial yang diduga karena berbagai kendala teknis, seperti rekening tidak aktif dan perbedaan data.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, Saifullah menjelaskan bahwa pihaknya tengah menelusuri penyebab pasti kegagalan transfer tersebut dengan berkoordinasi bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Badan Pusat Statistik (BPS), termasuk Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Kalau rekeningnya tidak aktif, atau ada perbedaan antara nama dan nomor rekening, tentu tidak bisa disalurkan,” kata dia.

Kemensos akan melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap data 1,3 juta KPM tersebut, karena mayoritas sempat menerima bantuan pada triwulan pertama, namun kini diduga terkendala validitas rekening.

Menteri yang akrab disapa Gus Ipul itu juga menegaskan bahwa jika ditemukan indikasi penyalahgunaan rekening atau ketidaksesuaian dengan data penerima yang sah, bantuan akan dicabut.

“Jika memang tidak sesuai dengan data, ya pasti akan kita cabut,” ujarnya.

Kemensos meminta masyarakat yang merasa belum menerima bantuan untuk melapor melalui kanal resmi seperti aplikasi "Cek Bansos", pendamping sosial, dinas sosial daerah, atau BPS setempat dengan menyertakan bukti pendukung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.