Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Banten Harap Sarjana Penggerak Desa Jadi Agen Perubahan Positif di Masyarakat

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 21:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Banten Harap Sarjana Penggerak Desa Jadi Agen Perubahan Positif di Masyarakat Doc: Antara
Ket. Gubernur Banten Andra Soni saat meluncurkan Program Sarjana Penggerak Desa di Lapangan Janur Sasat, Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Rabu (18/6).

Serang - Gubernur Banten Andra Soni menyatakan bahwa pembangunan desa melalui program Sarjana Penggerak Desa harus berorientasi pada kebutuhan dan dampak nyata warga masyarakat, bukan sekadar janji. 

Hal ini disampaikan saat meluncurkan Program Sarjana Penggerak Desa di Lapangan Janur Sasat, Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Rabu (18/6).

“Jangan kita sia-siakan amanah ini. Apa yang kita kerjakan hari ini, harus menjadi manfaat untuk besok lusa. Saya terbuka kapan saja untuk berdiskusi dan mendengar,” kata Andra dalam keterangan resminya.

Di hadapan ribuan warga yang hadir dalam peluncuran program tersebut, ia menekankan pentingnya keberpihakan dan kesungguhan kerja dari para kepala desa.

“Warga ini menghormati pemimpinnya. Kalau hari ini mereka menyambut kita dengan sukacita, itu karena mereka percaya. Maka jangan kita kecewakan,” ujarnya.

Program Sarjana Penggerak Desa digagas untuk memperkuat pembangunan berbasis sumber daya manusia, melalui peran generasi muda berpendidikan yang akan mendampingi desa-desa dalam merancang dan melaksanakan pembangunan lokal.

Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran ribuan warga dari berbagai lapisan usia yang memadati lapangan desa. Ratusan pelajar juga terlibat dalam barisan penyambutan, diiringi tabuhan rengkong dan tarian adat.

“Kami senang sekali, baru kali ini gubernur datang langsung ke desa kami,” ujar Nurhana (40), warga Citorek, yang menyampaikan harapan agar program ini benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat.

Gubernur hadir bersama Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya dan sejumlah tokoh masyarakat serta kepala desa se-Kabupaten Lebak.

Program ini ditargetkan menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Banten dalam menjembatani kebijakan pembangunan dengan kebutuhan konkret di tingkat desa melalui pendampingan langsung oleh lulusan perguruan tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.