Menko Perekonomian Laporkan Perkembangan IEU-CEPA
📅 Selasa, 10 Jun 2025, 02:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: antara
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan perkembangan terbaru perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
“Kami ada pertemuan bilateral dengan EU (European Union) Commissioner for Trade and Economic Security, Maroš Šef?ovi?, dengan agenda utama finalisasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement. Status adalah teks perundingan telah selesai dan sejumlah isu teknis yang kemarin mampu diselesaikan dalam putaran terakhir di tingkat chief negotiation,” ujarnya di Jakarta, akhir pekan lalu.
Seperti dikutip dari Antara, pertemuan ini disebut merupakan komitmen kuat agar perundingan dengan negara-negara mitra strategis dan potensial bisa diselesaikan dengan tujuan membuka pasar peningkatan perdagangan maupun investasi yang saling menguntungkan, serta mengurangi trade barrier dalam bentuk tarif maupun non-tariff barrier.
Indonesia dan Uni Eropa (UE) dinyatakan sepakat menggunakan momentum situasi yang saat ini penuh ketidakpastian dan tidak bisa diprediksi untuk sama-sama memperkuat rantai pasok pasar dunia, sehingga percepatan penyelesaian dari perundingan IEU-CEPA menjadi sangat penting. Dalam hal ini, komoditas utama Indonesia dengan UE bersifat saling melengkapi ataupun komplementer, tak bersaing secara langsung.
Airlangga menilai populasi UE yang sebanyak 450 juta jiwa dengan Produk Domestik Bruto (PDB) 19,5 triliun dollar Amerika Serikat (AS) dan jumlah warga di Indonesia sebanyak 282 juta jiwa dengan PDB 1,4 triliun dollar AS merupakan potensi pasar yang sangat besar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hubungan ekonomi Indonesia dan UE terus menunjukkan tren positif dengan nilai perdagangan mencapai 30,1 miliar dollar AS pada tahun 2024. UE merupakan mitra dagang terbesar kelima bagi Indonesia, sementara Indonesia menempati posisi sebagai mitra dagang ke-33 bagi Uni Eropa.
Neraca perdagangan antara kedua pihak tetap surplus bagi Indonesia, dengan peningkatan signifikan dari 2,5 miliar dollar AS pada 2023 menjadi 4,5 miliar dollar AS pada 2024.
“Komisioner Maroš dan saya telah melakukan review akhir atas perkembangan perundingan dan sepakat atas langkah strategis untuk menyelesaikan beberapa isu teknis ataupun pending issues,” kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Airlangga juga mengungkapkan bahwa hasil perundingan yang telah memakan waktu 9 tahun dan 19 putaran, belum termasuk perundingan chief negotiation per pekan secara intens, akan diumumkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Maroš kepada Presiden EU Ursula von der Leyen .
Setelah perundingan berlaku ini dalam 1-2 tahun ke depan, lanjutnya, hampir 80 persen barang yang diekspor dari Indonesia itu memiliki tarif bea masuknya 0 persen.
Komitmen Kuat
Pada pertemuan tersebut, Maroš dikatakan mengapresiasi atas komitmen kuat dari Indonesia untuk menyelesaikan perundingan UE yang juga telah sepakat di berbagai sektor utama. Mulai dari energi terbarukan, pengembangan ekosistem kendaraan listrik, produk yang dihasilkan oleh padat karya seperti alas kaki pakaian, minyak sawit, hingga produk-produk perikanan.
UE memfokuskan pada beberapa isu, termasuk pembahasan mendalam mengenai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), sektor otomotif, mineral kritis, serta fasilitas-fasilitas yang dapat diperoleh pada saat melakukan investasi
“Komisioner Maros tentu memberikan beberapa catatan yang sudah dijadikan kesepakatan bersama dan secara prinsip kesepakatan ini sudah menjadi hal yang kedua belah pihak telah menyetujui,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!