Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kembangkan Sekolah Rakyat, Kemensos Lakukan Studi Banding ke Sekolah Unggulan

📅 Senin, 09 Jun 2025, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kembangkan Sekolah Rakyat, Kemensos Lakukan Studi Banding ke Sekolah Unggulan Doc: Antara
Ket. Kementerian Sosial (Kemensos) di Jakarta pada Senin (9/6) melakukan studi banding (benchmarking) ke beberapa sekolah unggulan untuk mencari komparasi tolak ukur terkait penerapan kurikulum bagi Sekolah Rakyat.

Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan studi banding (benchmarking) ke beberapa sekolah unggulan untuk mencari komparasi tolak ukur terkait penerapan kurikulum bagi Sekolah Rakyat agar dapat mencetak siswa-siswi sebagai agen perubahan.

Dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Senin (9/6) malam, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos Robben Rico mengatakan Sekolah Rakyat rencananya akan menerapkan model pengelolaan Multi Entry-Multi Exit.

"Kami melibatkan beberapa kementerian dan lembaga untuk berdiskusi dan sesuai arahan Pak Menteri Sosial nanti kurikulum sekolah rakyat itu khasnya itu model desain kurikulum tailor made (dirancang khusus), pola pengelolaannya Multi Entry-Multi Exit, dan berasrama tentunya," kata Sekjen Kemensos Robben.

Kurikulum ini, kata Robben, dapat memberi fleksibilitas kepada siswa memilih jalur belajar sesuai kebutuhan.

Hal ini juga membantu mengakomodasi berbagai latar belakang dan kemampuan siswa dalam rangka mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan

Melalui kurikulum khusus modifikasi tersebut, lanjutnya, siswa secara fleksibel dapat mempelajari sesuatu sesuai peminatan.

Adapun sebagai pembanding, pihaknya melakukan studi banding ke beberapa sekolah unggulan di Indonesia, seperti MAN Insan Cendekia Serpong, CT Arsa Sukoharjo, dan Al Hikmah Batu.

Berdasarkan hasil kunjungan ke sekolah tersebut, ia menjelaskan terlihat beberapa aspek yang perlu diimplementasikan.

Salah satunya ialah pengalaman pembelajaran dan kesenjangan antara muatan atau substansi yang berbeda pada siswa akan diselaraskan sesuai dengan kompetensi yang harus dipenuhi pada kurikulum Sekolah Rakyat melalui program persiapan.

Program persiapan atau masa orientasi juga dilakukan untuk menyiapkan siswa dalam sistem boarding school dan adaptasi terhadap kurikulum pembelajaran yang akan diikuti.

Pada saat persiapan, ia menjelaskan Sekolah Rakyat akan melakukan asesmen diagnostik pada peserta didik untuk mengetahui karakteristik masing-masing sehingga dapat diketahui kekurangan dan kelebihan hingga potensi murid.

Dalam kurikulum, Sekolah Rakyat nantinya menggunakan pendekatan pembelajaran yang dilakukan secara individual approach dan pembelajaran mendalam (deep learning).

Selain itu, lanjutnya, terdapat nilai penguatan karakter, penguatan spiritualitas, penguatan cinta tanah air, dan penguatan bahasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Carrick Kecewa MU Gagal Men...

Liga Wanita Indonesia Resmi Dibuka

1 jam lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Liga Wanita Indonesia Resmi...
Luar Negeri
Aktivitas Olahraga Warga Si...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.