Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Panen Raya 123.397 Hektare Warnai Keberhasilan Pemprov Sulsel di 12 Kabupaten

📅 Selasa, 08 Apr 2025, 09:08 WIB | Oleh:
Panen Raya 123.397 Hektare Warnai Keberhasilan Pemprov Sulsel di 12 Kabupaten Doc: Antara Foto
Ket. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHBun) Sulawesi Selatan, Uvan Nurwahidah yang dihubungi dari Makassar, Senin, mengatakan, panen raya ini menjadi bentuk komitmen dalam mendukung swasembada pangan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan panen raya serentak pada lahan sawah seluas 123.397 hektare di 12 kabupaten dan kota di wilayah tersebut.

Panen raya itu disaksikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dari Kabupaten Bone pada Senin.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHBun) Sulawesi Selatan, Uvan Nurwahidah yang dihubungi dari Makassar, Senin, mengatakan, panen raya ini menjadi bentuk komitmen dalam mendukung swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat.

"Di Bone, petani sangat senang karena hasil pertaniannya memuaskan. Hasil ubinan (perhitungan hasil) bisa sampai 10,43 ton padahal sebelumnya hanya 7 ton," ujarnya.

Panen raya yang digelar di Sulawesi Selatan (Sulsel) ini merupakan salah satu dari 14 provinsi se-Indonesia yang melakukan panen raya serentak dan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Uvan menyebutkan bahwa Gerakan Swasembada Pangan yang dicanangkan Kementerian Pertanian telah memperlihatkan berbagai perubahan dalam mendukung sektor pertanian.

Salah satunya dengan penyaluran pupuk subsidi yang jumlahnya meningkat signifikan di Sulsel, mencapai lebih dari 100 persen.

Selain itu, pemerintah juga telah menetapkan harga gabah kering Rp6.500 per kilogram yang menguntungkan para petani. Gudang Bulog pun telah terisi penuh dan diharapkan pihak Bulog bisa menambah gudang untuk menampung hasil produksi pertanian Sulsel.

"Bukan hanya itu, kita juga diperlihatkan di Barobbo, Bone, bahwa pertanian kita telah menggunakan teknologi transplatting, yakni penanaman secara mesin, termasuk proses panen," katanya.

Kendati demikian, Sulsel juga mengalami tantangan dalam peningkatan hasil produksi pertanian.

Uvan mengemukakan bahwa perbaikan irigasi menjadi tantangan utama dalam proses pengairan pertanian, termasuk optimasi lahan, bantuan perpipaan hingga tambahan cetak sawah.

"Intinya kita harus memperbaiki irigasi kita, kan ada beberapa kurang maksimal. Khusus area cetak sawah, kita siapkan 5.000 hektare di beberapa kabupaten yang akan diperbaiki," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merubah Ruang Publik Menjadi Panggung Seni dan Budaya
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
  • Bikin Haru! Sukses Pukau Upacara HUT RI, Anak-Anak SDN Cibatok Dihadiahi Liburan ke Taman Safari!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
  • Wisatawan ke Bogor Bakal Dilayani Bus Khusus
    Preview komentar:
    layanan call center wa bank neo? Segera hubungi WhatsApp ...
    layanan call center wa bank neo? Segera hubungi WhatsApp ...
Daerah
Korban KLM Pantes Bertambah...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.