Summer McIntosh Pecahkan Rekor Dunia Renang 400 m Gaya Bebas Putri
📅 Minggu, 08 Jun 2025, 16:40 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
MONTREAL — Atlet renang asal Kanada, Summer McIntosh, mencetak sejarah dengan memecahkan rekor dunia 400 meter gaya bebas putri dalam ajang Canadian Swimming Trials, Minggu (8/6), dengan catatan waktu luar biasa 3 menit 54,18 detik.
Catatan tersebut melampaui rekor sebelumnya milik perenang Australia, Ariarne Titmus (3:55,38), yang dibukukan saat Kejuaraan Dunia 2023 di Fukuoka, Jepang. McIntosh, yang kini berusia 18 tahun, memotong lebih dari satu detik dari waktu Titmus, dalam penampilan yang disebut banyak pihak sebagai sinyal kuat menjelang Kejuaraan Dunia di Singapura, 11 Juli–3 Agustus mendatang.
"Saya tahu latihan saya sangat bagus dalam beberapa bulan terakhir, dan saya merasa bisa melakukan sesuatu yang spesial," ujar McIntosh usai lomba di Victoria, British Columbia. "Saya tak menyangka bisa berenang 54,1, tapi saya sangat senang dengan hasil ini."
Ini merupakan lomba pertama McIntosh dalam ajang seleksi timnas Kanada tersebut. Ia terdaftar mengikuti tujuh nomor, termasuk 800m gaya bebas, 400m dan 200m medley, 200m gaya bebas, 200m kupu-kupu, serta 200m punggung. Meski demikian, ia menyatakan hanya akan tampil di lima nomor di Kejuaraan Dunia.
Peraih tiga medali emas Olimpiade itu sebelumnya telah memenangkan empat gelar dunia, dan kini siap menambah koleksinya di Singapura. Dengan absennya Ariarne Titmus musim ini, tantangan terbesar McIntosh diperkirakan datang dari legenda renang Amerika Serikat, Katie Ledecky.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun melihat performanya kali ini, McIntosh tampak sangat siap menyambut duel tersebut. “Sejujurnya, saya tidak terlalu merasakan sakit seperti biasanya dalam lomba ini," ungkapnya. "Saya merasa sangat kuat sepanjang lomba, itu belum pernah saya alami di 400 meter gaya bebas. Biasanya 100 meter terakhir adalah bagian paling menyakitkan, tapi tadi saya merasa melaju dengan nyaman sejak 200 meter."
Ia juga mengungkapkan bahwa atmosfer di arena turut memotivasinya untuk menekan hingga ke garis finis.
"Saya bisa merasakan dari sorakan penonton bahwa saya mungkin mendekati rekor dunia, jadi saya benar-benar dorong bagian terakhir itu untuk mereka," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!