Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Riset SiteMinder: Aktivitas Pemesanan Hotel di Indonesia Turun

📅 Minggu, 08 Jun 2025, 14:38 WIB | Oleh:
Riset SiteMinder: Aktivitas Pemesanan Hotel di Indonesia Turun Doc: SiteMinder
Ket. SiteMinder dalam raingkaian webinar ‘Risk, Resilience & Revenue’ yang memaparkan prospek industri perhotelan Asia Tenggara di pertengahan tahun.

JAKARTA - Siteminder, platform distribusi dan pendapatan hotel, mengumumkan peluncuran rangkaian webinar global terbaru bertajuk ‘Risk, Resilience & Revenue - Navigating Hotel Demand in 2025,’ berlangsung sepanjang bulan Juni.

Rangkaian ini akan mempertemukan para pemimpin industri untuk memberikan strategi praktis berbasis data kepada para pelaku hotel dalam memaksimalkan pendapatan di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi.

Pengumuman ini disampaikan seiring dengan data dari SiteMinder yang mengungkapkan bahwa hotel-hotel di seluruh dunia mengalami penurunan pemesanan sebesar 1,17% pada periode pertengahan tahun (Juni – Agustus) dari tahun sebelumnya.

Di wilayah Asia Tenggara dan Taiwan, aktivitas pemesanan turun sebesar 2,35%, dengan Indonesia mencatat penurunan marginal sebesar 0,13%. Penurunan ini sebagian dipengaruhi oleh menurunnya pemesanan dari Amerika Serikat ke kawasan tersebut sebesar 3,16% dibandingkan tahun sebelumnya.

Rata-rata tarif harian (Average Daily Rate/ADR) properti di Indonesia turun menjadi 222,33 dollar AS untuk periode Juni – Agustus, yang bertepatan dengan musim kemarau di negara tersebut, turun sebesar 5,07% dari 234,20 dollar AS pada tahun lalu.

Penurunan ini lebih tajam dibandingkan dengan penurunan rata-rata sebesar 3,72% di kawasan Asia Tenggara dan Taiwan. Malaysia menjadi satu-satunya negara di wilayah tersebut yang mencatat kenaikan tahunan, meningkat 8,28% menjadi 192,44 dollar AS.

Menurut SiteMinder, wisatawan domestik menyumbang lebih dari 50% dari total pemesanan di Indonesia selama empat bulan pertama tahun 2025, melampaui tamu internasional dan menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024, saat pemesanan domestik mencapai puncaknya sebesar 47%.

Market Vice President Asia Pacific, SiteMinder Bradley Haines, mengatakan ketidakpastian dalam lanskap perjalanan saat ini tentu saja menghadirkan tantangan, namun juga membuka peluang nyata bagi hotel-hotel yang siap beradaptasi. Oleh karena itu, pihaknya meluncurkan ‘Risk, Resilience & Revenue’ untuk mempertemukan para pemimpin industri dari berbagai negara agar saling bertukar strategi yang menjadi kunci keberhasilan di pasar mereka saat ini.

“Dengan menggabungkan perspektif mereka bersama wawasan pasar yang komprehensif, kami membantu hotel-hotel di Asia Tenggara dan Taiwan mengidentifikasi serta mengambil langkah atas tren yang muncul, memanfaatkan pasar potensial baru, dan menavigasi kompleksitas saat ini. Hal ini bertujuan untuk memberikan kepastian dan keyakinan kepada para pelaku industri perhotelan agar mampu mengubah disrupsi menjadi peluang pertumbuhan,” ujar dia melalui siaran pers pada hari Rabu (8/6).

Director of E-Commerce di SCOP3, Cynthia Ranis yang menangani merek seperti TS Suites Seminyak dan The Purist Villas Ubud, menekankan pentingnya wawasan industri dalam menavigasi lanskap perhotelan saat ini. Sebagai pelaku perhotelan, mengikuti webinar ini memungkinkan pihaknya memperoleh wawasan penting dan strategi praktis langsung dari para pemimpin industri.

“Secara khusus, kami berharap dapat mempelajari cara mengadaptasi praktik manajemen pendapatan dan pemasaran secara efektif untuk menghadapi tantangan dan peluang saat ini dalam pasar perhotelan Asia, khususnya di Indonesia, sehingga meningkatkan kemampuan kami dalam mengambil keputusan yang tepat dan mendorong kinerja bisnis yang berkelanjutan,” paparnya.

Data SiteMinder juga menunjukkan ketahanan sektor perhotelan Indonesia: di Asia Tenggara, Indonesia mencatat waktu pemesanan terpanjang untuk booking yang dilakukan pada bulan April untuk periode pertengahan tahun, yaitu 83,7 hari, meskipun terjadi penurunan tipis sebesar 1,28% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, rata-rata lama menginap di properti lokal antara Juni dan Agustus meningkat sebesar 2% menjadi 2,77 hari.

Sesi gabungan Asia Tenggara dan Taiwan dari rangkaian webinar internasional SiteMinder akan diselenggarakan pada tanggal 12 Juni pukul 15.00 WIB (GMT+8), dengan kehadiran Tander Lowongan, Regional Sales Manager SiteMinder untuk Indonesia; Kanpana Sarapat, Strategic Account Director SiteMinder untuk Thailand; serta Thienprasit Chaiyapatranun, President of Thai Hotels Association. Para pelaku perhotelan yang tertarik untuk mengikuti webinar ini dapat mendaftar di sini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.