Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jatim Genjot Pembangunan SDM Unggul dengan Gencarkan Beasiswa SMA/SMK

📅 Kamis, 29 Mei 2025, 11:31 WIB | Oleh:
Jatim Genjot Pembangunan SDM Unggul dengan Gencarkan Beasiswa SMA/SMK Doc: ist
Ket. khofifah

SURABAYA – Dalam rangka membangun sumber daya manusia (SDM) unggul, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut beasiswa bagi siswa SMA/SMK swasta merupakan upaya Pemprov Jatim untuk mewujudkan pendidikan inklusif sekaligus menekan angka putus sekolah di seluruh wilayah itu.

"Syukurlah kerja sama yang kami jalin dengan sekolah swasta berjalan lancar dan terus meningkat. Ini melampaui target kami,” ujarnya. Dari semula target kuota sebesar 30.000, meningkat menjadi 56.647 dan sekarang bertambah 28,59 persen atau menjadi 72.841 orang.

Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menggandeng sekolah SMA dan SMK swasta dalam pemberian kuota beasiswa penuh dan biaya pendidikan terjangkau bagi siswa dari keluarga prasejahtera.

Berdasarkan data UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Dindik Jatim, jumlah penerima beasiswa kini mencapai 72.841 siswa. Rinciannya, beasiswa penuh untuk 12.650 siswa SMA swasta dan 19.912 siswa SMK swasta.

Sementara pendidikan terjangkau menjangkau 11.486 siswa SMA swasta dan 28.793 siswa SMK swasta. Jumlah itu tersebar di 1.156 lembaga dari total 2.936 lembaga swasta di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Khofifah menegaskan kolaborasi ini membuka kesempatan lulusan SMP yang tidak diterima di SMA/SMK negeri untuk tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa beban biaya besar.

“Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada lembaga swasta yang telah berkolaborasi dengan kami untuk memberikan pelayanan pendidikan dan bersama mencerdaskan anak-anak kita," tambahnya.

Dalam program ini, Pemprov Jatim memberikan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp1 juta bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dan melanjutkan ke sekolah swasta, dengan syarat tidak menerima bantuan pemerintah pusat maupun daerah termasuk Program Indonesia Pintar (PIP).

Dalam Hardiknas lalu, kami sudah sampaikan bahwa setiap kabupaten/kota diberikan kuota 150 calon murid baru dari keluarga prasejahtera (Desil 1 dan 2) termasuk anak buruh dan pekerja, dengan total anggaran 5,7 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.