Pantai Jikumerasa Menjadi Sasaran TNI AL Bersih-bersih Rayakan Hari Lingkungan Hidup
📅 Rabu, 10 Jun 2026, 06:33 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaAMBON – Untuk merayakan hari lingkungan hidup sedunia, Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX melakukan bersih-bersih sampah di Pantai Jikumerasa, Kabupaten Buru, Maluku, Selasa. Kegiatan ini melibatkan pelajar, guru dan masyarakat sebagai upaya menjaga lingkungan pesisir.
Asisten Teritorial Kodaeral IX Kolonel Laut (P) Pilipus Sri Suharto di Buru, Selasa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AL terhadap kebersihan pantai dan keberlanjutan ekosistem laut.
"Program bersih-bersih pantai ini merupakan kegiatan sukarela yang bertujuan membersihkan pesisir dari sampah, melindungi ekosistem laut, sekaligus mendukung pariwisata berkelanjutan di wilayah pesisir," kata dia.
Ia menjelaskan kegiatan itu melibatkan ratusan siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, para guru, serta masyarakat sekitar yang bersama-sama membersihkan sampah di sepanjang garis pantai Jikumerasa.
Menurut dia, edukasi lingkungan menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan karya bakti yang dilaksanakan Kodaeral IX guna meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami ingin membangun budaya peduli lingkungan sejak dini. Karena itu pelajar dilibatkan secara langsung agar mereka memahami dampak sampah terhadap ekosistem pesisir dan laut," ujarnya.
Dirinya mengatakan kegiatan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Laut Sedunia pada 8 Juni dan menjadi bagian dari rangkaian Ekspedisi Selam "Rediscover Buru: Moving Forward – Coral Restoration and Beyond" yang berlangsung sejak 1 Juni 2026 di Kabupaten Buru.
Ekspedisi tersebut merupakan kolaborasi antara Wanadri Women Divers (WWD) dan TNI AL melalui Kodaeral IX Maluku yang melibatkan berbagai mitra strategis, di antaranya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pemerintah daerah, perguruan tinggi, komunitas lokal, serta sejumlah lembaga pemerhati lingkungan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menuturkan kegiatan itu tidak hanya berfokus pada pembersihan pantai, tetapi juga mendukung upaya konservasi ekosistem laut, restorasi terumbu karang, dan pemberdayaan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja yang menyisir seluruh area pantai untuk mengumpulkan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, botol bekas, kemasan makanan hingga limbah organik yang terbawa arus laut.
Setelah dikumpulkan, sampah dipilah berdasarkan jenisnya untuk memudahkan proses pengelolaan dan pembuangan sesuai prosedur yang ramah lingkungan.
Dirinya berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah, TNI, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan pesisir yang memiliki peran penting bagi kehidupan dan perekonomian masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!