Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN Manokwari Dukung Pengembangan KAP Borarsi dengan Pemindahan Kantor

📅 Rabu, 28 Mei 2025, 15:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
PLN Manokwari Dukung Pengembangan KAP Borarsi dengan Pemindahan Kantor Doc: ANTARA
Ket. Manajer PT PLN UP3 Manokwari Fredrik M Noriwari.

MANOKWARI – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manokwari, Papua Barat, memberikan dukungan pada pengembangan kawasan area publik (KAP) Borarsi dengan melakukan pemindahan kantor.

Manajer PT PLN UP3 Manokwari, Fredrik M Noriwari, Rabu (28/5), mengatakan Kantor PLN Manokwari saat ini masuk dalam kawasan pembangunan proyek strategis nasional (PSN) tersebut.

“Tentu kita selalu mendukung langkah-langkah pemerintah, apalagi kita sudah bersepakat dengan Pemkab Manokwari bahwa kantor kita ditukar dengan bekas kantor Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Manokwari,” ujarnya.

Ia mengatakan, Kantor Dinas PTSP paling sesuai untuk menjadi kantor PLN karena terletak di tengah kota dan berada di pinggir jalan sehingga mudah diakses masyarakat.

Namun, untuk pemindahan aset kantor ada beberapa tahap yang harus dilakukan dan tahap terakhir adalah menunggu dikeluarkannya izin prinsip dari jajaran direksi PT PLN.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) setiap penghapusan atau pemindahan aset harus memiliki izin prinsip jajaran direksi melalui rapat umum pemegang saham (RUPS).

“Kita sudah melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan untuk izin prinsip, setelah izin prinsip direksi keluar baru kita bisa mengurus kepindahan kantor,” katanya.

Setelah izin prinsip keluar, PLN UP3 Manokwari tidak serta-merta langsung pindah kantor mengingat terdapat sistem dan server SCADA (Supervisory Control dan Data Aquistion) yang harus ditangani terlebih dahulu.

SCADA adalah sistem kontrol jika terjadi kerusakan jaringan listrik atau pemadaman di area Manokwari. Melalui SCADA, PLN bisa memprediksi titik kerusakan sehingga cepat penanganan jika terjadi pemadaman listrik.

Sistem SCADA cukup sensitif sehingga untuk memindahkannya membutuhkan kehati-hatian dan waktu cukup lama. Apalagi jaringan SCADA berbasis fiber optik (FO) sehingga PLN harus melakukan konfigurasi ulang jika melakukan pemindahan.

Dengan SCADA tersebut PLN mampu melakukan normalisasi jaringan secara digital ketika terjadi gangguan jaringan listrik.

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Kanwil PLN Papua dan Papua Barat untuk pengadaan fiber optik, karena jika melakukan pemindahan SCADA maka butuh pengadaan fiber optik baru.

“Memang untuk pemindahan SCADA bisa membutuhkan waktu lebih satu bulan dan akan mempengaruhi pelayanan. Jika terjadi gangguan saat proses pemindahan, petugas harus turun ke lapangan dan mencari titik gangguan secara manual," ujarnya.

Seperti diketahui, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua Barat (BPPWPB) menyerahkan aset kawasan area publik (KAP) Borarsi kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari, Papua Barat untuk dikelola pada Senin (26/5).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Daerah
Lokasi KM Virgo Tenggelam K...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Bantu Pada...
Advertisement
Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.