Gubernur Pramono Ingin Kesenian Ondel-Ondel Dihargai
📅 Rabu, 28 Mei 2025, 16:55 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Istimewa
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung ingin agar kesenian ondel-ondel tidak lagi dijadikan sebagai alat untuk mengamen. Sebagai kebudayaan yang dinamis, kesenian ondel-ondel dinilainya harus mendapatkan apresiasi dari seluruh pihak.
"Jadi, saya sangat berharap bahwa ondel-ondel itu merupakan budaya yang dinamis, nggak statis. Tetapi harus juga mendapatkan apresiasi penghargaan yang memadai," ujar Gubernur Pramono di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (28/5).
Ia menekankan, kesenian ondel-ondel harus dirawat dengan baik dan menjadi bagian dari budaya utama Betawi. Untuk itu, Gubernur Pramono meminta jajarannya agar membantu 42 sanggar kesenian Betawi di Jakarta agar bisa terus berkarya.
"Saya termasuk yang kemudian memesankan supaya, mohon maaf, ondel-ondel tidak digunakan untuk mencari, mengamen lah. Tetapi betul-betul dirawat dengan baik," kata dia.
Gubernur Pramono menyampaikan, kehadiran pemerintah diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan seniman ondel-ondel serta memberikan kesempatan untuk tampil di berbagai ruang publik dan acara.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sehingga ondel-ondel nanti kita buat, kita undang ke berbagai acara di ibu kota, acaranya banyak banget," ucap dia.
Dalam kesempatan ini, Gubernur DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk melestarikan dan menjadikan budaya Betawi sebagai identitas utama Jakarta sebagai kota global. Hal ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 yang menyebutkan bahwa Jakarta akan menjadi kota global serta akan memajukan kebudayaan Betawi sebagai kebudayaan utamanya. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!