Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Kecurangan SNBT 2025 Akan Panitia SNPMB Kawal hingga ke Pihak Berwajib

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 23:47 WIB | Oleh:
Kasus Kecurangan SNBT 2025 Akan Panitia SNPMB Kawal hingga ke Pihak Berwajib  Doc: ANTARA/Sean Filo Muhama
Ket. Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2025 Eduart Wolok (kanan) dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kedua kanan), dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (27/5).

JAKARTA - Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 menyatakan pihaknya akan terus mengawal berbagai kasus kecurangan pada pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2025 hingga ke pihak berwajib.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (27/5), Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2025 Eduart Wolok mengatakan pihaknya menemukan hingga ratusan kasus dalam pelaksanaan SNBT 2025.

"(Kami) memberikan sanksi kepada peserta yang melakukan kecurangan, bahkan melaporkan ke kepolisian ketika kecurangan itu terjadi," katanya.

Tak hanya itu Eduart juga menjelaskan pihaknya akan melakukan deteksi kecurangan hingga sampai pada tahap daftar ulang pada masing-masing kampus.

"Kita tidak akan berhenti sampai di sini ibu bapak sekalian. Kita terus akan melakukan deteksi kecurangan ini sampai di proses daftar ulang di kampus masing-masing," tegasnya.

Eduart mengungkapkan hal ini menjadi bagian dari SOP mitigasi kecurangan dalam pelaksanaan UTBK, dimana dalam hal ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya.

Ia menjelaskan panitia telah menyiapkan sejumlah alat pemindai logam di lokasi UTBK, bahkan memiliki standar soal yang disusun, baik dari segi penilaian jawaban dan skoringnya.

"Alhamdulillah, berkat kerja keras teman-teman panitia semua, bekerja sama dan berkoordinasi terus dengan teman-teman di pusat UTBK, kecurangan-kecurangan ini bisa kita antisipasi sehingga tidak merugikan hak-hak dari peserta yang sudah berjuang," ujarnya.

Terkait hal tersebut Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan pihaknya mendukung langkah panitia dalam mengatasi tindak kecurangan dalam SNBT 2025.

"Pelanggarannya kecil, tapi memang tidak banyak. Tapi bagaimana pun kan karena ini pelanggaran akademik tentu mencederai adik-adik kita yang telah bekerja keras, berusaha semaksimal mungkin," ucap Mendiktisaintek.

Mendiktisaintek Brian optimistis berbagai polemik kecurangan dalam SNBT 2025 ini bisa diatasi oleh panitia, dengan kerja sama bersama pemangku kepoentingan terkait, termasuk diantaranya pihak kepolisian. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

BMKG Ungkap Bali Sudah 123 Hari Tanpa Hujan

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BMKG Ungkap Bali Sudah 123 ...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.