Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpotensi Menguat Terbatas

📅 Selasa, 06 Agu 2024, 08:50 WIB | Oleh:
Berpotensi Menguat Terbatas Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi berbalik menguat, hari ini (6/8), meskipun penguatannya bersifat terbatas. Sentimen eksternal diperkirakan mendominasi pergerakan IHSG.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat potensi technical rebound, sembari investor menanti rilis data neraca perdagangan Amerika Serikat (AS). Karenanya, Herditya memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Selasa (6/8), bergerak menguat terbatas dengan support 6.968 dan resistance 7.136.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (5/8) sore, ditutup turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global. IHSG ditutup melemah 248,47 poin atau 3,40 persen ke posisi 7.059,64, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 28,65 poin atau 3,12 persen ke posisi 890,70.

"Bursa Asia mengalami koreksi dan dalam tekanan aksi jual, seiring dengan sikap para pelaku pasar pasca rilisnya data ekonomi Amerika Serikat (AS)," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.

Pada akhir pekan lalu, data nonfarm payrolls AS hanya meningkat 114.000, jauh di bawah perkiraan yang sebesar 175.000 dan tingkat pengangguran atau unemployment rate naik menjadi 4,3 persen, di atas ekspektasi yang hanya sebesar 4,1 persen.

Data tersebut mendorong pasar khawatir akan terjadinya pelemahan pertumbuhan ekonomi AS, bahkan mungkin resesi, sehingga membuat para pelaku pasar cenderung berhati-hati tentang prospek ekonomi negara tersebut.

Dari dalam negeri, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami perlambatan, yang mana Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2024 sebesar 5,05 persen year on year (yoy), atau lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya yang bertumbuh 5,11 persen.

Hal tersebut disebabkan oleh faktor musiman yang menopang aktivitas ekonomi, sehingga pertumbuhan ekonomi dalam negeri dinilai masih cukup positif di saat kondisi ketidakpastian global masih membayangi.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua atau sebelas sektor turun yaitu sektor energi turun paling dalam minus 9,49 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Penurunan Harga Pupuk Membantu Petani Sumedang

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Penurunan Harga Pupuk Memba...

Tinggalkan City, Rodri Perkuat Skuat Barcelona

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tinggalkan City, Rodri Perk...
Ekonomi
Tenun Goyor Hadapi Tantanga...
Daerah
Pemkot Banjarmasin Siaga Ha...
Ekonomi
BUMDes Jadi Motor Ekonomi Desa
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.