Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPH Pastikan Berantas Praktik Kartel Haji di Indonesia

📅 Senin, 26 Mei 2025, 18:49 WIB | Oleh:
BPH Pastikan Berantas Praktik Kartel Haji di Indonesia Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Calon jamaah haji lanjut usia mendengarkan arahan Wakil Kepala BPH Dahnil Anzar Simanjuntak di Embarkasi Padang, Sumatera Barat, Senin (26/5).

PADANG - Badan Penyelenggara Haji (BPH) memastikan akan memberantas praktik kartel penyelenggaraan ibadah haji demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Memang ada fakta bahwa pengelolaan haji itu ada kartel, dan ini selalu kami ingatkan," kata Wakil Kepala BPH Dahnil Anzar Simanjuntak di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Senin (26/5).

Hal tersebut disampaikan Kepala BPH usai melepas keberangkatan 423 calon haji kelompok terbang (kloter) 13 yang berasal dari Kabupaten Pasaman, Kabupaten Solok, Kota Sawahlunto, dan Kota Padang.

Menurut Dahnil, praktik kartel tersebut tidak hanya terjadi di luar negeri, namun juga di tanah air. Hal ini akan menjadi fokus BPH karena pada musim haji 2026 penyelenggaraan ibadah haji sepenuhnya akan ditangani langsung oleh BPH.

"Praktik kartel ini yang harus dibersihkan," tegas Dahnil.

Presiden Prabowo, kata dia, menginginkan penyelenggaraan ibadah haji tidak bercampur dengan praktik korupsi yang merugikan negara, terutama calon jamaah haji.

"Pak Prabowo sudah menginstruksikan ke depan pengelolaan haji itu harus terbebas dari praktik korupsi, akuntabel, dan transparan," ujarnya.

Dalam kunjungan kerjanya ke Ranah Minang, Dahnil menyampaikan badan tersebut juga sedang mengkaji terkait proses lama atau durasi waktu jamaah haji selama di Arab Saudi.

"Kemungkinan kita memangkas lima sampai 10 hari penyelenggaraan ibadah haji," ujarnya.

BPH juga sedang memikirkan agar calon jamaah haji tidak lagi menyewa pesawat seperti musim haji saat ini sehingga dapat menekan biaya yang dikeluarkan. Salah satu solusi yang akan dilakukan BPH ialah mengupayakan agar pihak maskapai mengangkut logistik atau wisatawan dari Arab Saudi menuju Indonesia.

Ia menyakini apabila gagasan ini terwujud maka akan sangat menguntungkan banyak pihak terutama calon jamaah haji karena ongkos yang dikeluarkan tidak sebesar saat ini.

"Ini semua merupakan amanah Presiden bagaimana kita menekan ongkos haji," kata dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.