Pemkot Bandung Segera Bentuk Satgas untuk Perangi Minol Ilegal
📅 Minggu, 25 Mei 2025, 19:05 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kota Bandung
BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Minuman Beralkohol (Minol) Ilegal. Satgas ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut penanganan minuman beralkohol ilegal menjadi prioritas karena maraknya penjualan yang melanggar aturan.
“Minuman beralkohol akan menjadi target untuk razia. Hari Senin nanti kami akan mengumumkan resmi terbentuknya Satgas Anti Minuman Beralkohol Ilegal di Kota Bandung dipimpin langsung oleh Pak Wakil,” ujar dia di Balai Kota Bandung, Minggu (25/5).
Menurut Farhan, upaya ini bukan hanya soal razia, tapi juga strategi memutus rantai pasok.
“Dalam teori ekonomi yang kita lakukan sekarang sebetulnya adalah disrupsi supply chain. Permintaan mungkin tetap ada, tapi suplai harus kita potong. Dengan begitu, jumlah yang tersedia di Kota Bandung makin mengecil,” tegas dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menjelaskan, razia telah dimulai atas perintah langsung dari Wali Kota Bandung. Hasil operasi dua hari terakhir menunjukkan banyak pelanggaran, termasuk konsumsi oleh anak-anak sekolah.
“Saya lihat banyak anak-anak SD dan SMP yang mengonsumsi alkohol. Ini berdampak pada meningkatnya vandalisme dan kejahatan,” kata Erwin.
Razia yang dipimpinnya berlangsung hingga larut malam.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Beberapa warung sudah kita segel. Ada satu warung yang katanya berizin, tapi setelah kita cek izinnya diduga palsu. Bahkan bangunannya tidak punya IMB,” ungkap dia.
Selain menyita minuman keras, Satgas juga akan menindak bangunan liar di sepanjang jalan.
“Saya perintahkan Satpol PP untuk membongkar bangunan tanpa izin yang jadi tempat jualan minol ilegal,” tambah Erwin.
Ia menyoroti betapa mudahnya masyarakat mengakses minuman keras murah. “Dengan uang Rp20 ribu, sudah bisa mabuk. Ini sangat memprihatinkan,” ucap dia.
Erwin menegaskan kesiapannya memimpin Satgas setelah menerima SK Wali Kota. “Saya akan jalankan tugas ini sebaik-baiknya. Apalagi sebagai pemimpin, kami punya tanggung jawab moral dan agama untuk menegakkan amar makruf nahi munkar,” kata dia.
Ia juga menyampaikan bahwa operasi ini merupakan bagian dari aksi nyata, bukan hanya rencana seratus hari. Satgas ini akan menindak tidak hanya pengecer, tetapi juga pemasok yang menjadi sumber peredaran minol ilegal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!