Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tenun Songket dan Tenun Tual Motif Etnis Melayu, Dayak, dan Tionghoa Tembus Pasar Global

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 16:10 WIB | Oleh:
Tenun Songket dan Tenun Tual Motif Etnis Melayu, Dayak, dan Tionghoa Tembus Pasar Global Doc: antara foto
Ket. Tenun tradisional.

SINGKAWANG - Tenun Songket dan tenun Tual bermotif etnis Melayu, Dayak dan Tionghoa (Tidayu) karya Nurhayadi asal Kelurahan Sijangkung, Singkawang Selatan, Kalimantan Barat (Kalbar) mampu menembus pasar global seperti Eropa dan Jepang.

Dia mengatakan, produk kain tenun karyanya tersebut dipasarkan dalam bentuk set kain tapih, selendang syal dan tanjak. “Motif beragam seperti bunga anggrek, sisik naga, seluruhnya dikerjakan menggunakan mesin tenun tradisional,” ujarnya di Singkawang, Kamis (15/5).

Kain tenun tersebut, kata dia, berbeda dengan tenun daerah lainnya karena motif dan bahannya menggunakan benang katun. Sementara yang lain bisa pakai benang emas.

Dia mengatakan, produk tenun karyanya sudah dipasarkan ke Jerman dan Jepang. “Motif paling laris dan sudah tembus mancanegara itu motif anggrek,” ujarnya.

Ia mengakui, selama ini usahanya terkendala bahan baku, sehingga pengerjaan satu kain bisa memakan waktu dua bulan sejak pemesanan.

“Disini tidak ada produk yang siap, kami kerja pas ada pesanan. Satu kain itu bisa habiskan waktu dua bulan, karena benang kayunya, kami harus pesan ke Bali atau Bandung," katanya.

Selain bahan baku, jumlah karyawan dan tempat usaha yang masih terbatas menjadi kendala dalam memproduksi tenun. Untuk mempercepat produksi, kadang tenun dikerjakan di rumah karyawan.

Sementara itu, Lurah Sijangkung Kecamatan Singkawang Selatan, Kristiana Yuniarti meminta bantuan Pemkot dalam mempromosikan tenun karya salah satu warganya.

Selain gencar melalui media sosial, harapannya, tenun karya Nurhayadi dapat dipergunakan dalam acara resmi Pemkot Singkawang.

“Semoga Pemkot bisa membantu mempromosikan produk bu Adi (sapaan akrabnya ), minimal lewat acara resmi Pemkot Singkawang, ada yang menggunakan kain atau syal dari penenun asal Sijangkung ini,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Percepatan Program Irigasi ...
Olahraga
Laga Uji Coba:  Swedia Dipa...
Olahraga
Liverpool Resmi Tunjuk Ando...
Olahraga
Jacob Roulstone Gantikan Ma...

Musim Panas Waspada Api, Kebakaran Nagan Raya Terus Meluas

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Musim Panas Waspada Api, Ke...

Untuk Kemajuan Rakyat, Riset Unika Atma Jaya Akan Diperkuat

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Untuk Kemajuan Rakyat, Rise...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.