Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menhut: Kolaborasi Pemerintah-Akademisi Bantu Atasi Persoalan Kehutanan

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 10:50 WIB | Oleh:
Menhut: Kolaborasi Pemerintah-Akademisi Bantu Atasi Persoalan Kehutanan Doc: Kemenhut RI
Ket. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat memberikan kuliah umum di Auditorium Prof Dr A Amiruddin Fakultas Kedokteran UNHAS, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (14/5/2025).

JAKARTA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan kolaborasi antara pemerintah dengan institusi pendidikan dan akademisi dapat membantu untuk mengurai serta mengatasi berbagai persoalan terkait kehutanan.

“Perubahan sosial-kultural yang menjadi tanggung jawab institusi pendidikan dan akademisi, harus bersifat struktural-kebijakan. Sehingga persoalan di sektor kehutanan dapat kita urai, persoalan seperti benang kusut harus kita urai bersama,” kata Menhut Raja Antoni dikutip dari keterangannya di Jakarta, Kamis (15/5).

Lebih lanjut, Menhut mengatakan pemerintah dalam hal ini Kementerian Kehutanan juga memiliki peranan penting dalam mengatasi berbagai persoalan dan tantangan di sektor tersebut, salah satunya mengenai tata kelola yang baik.

“Kita tahu, kita baca berita, kita ikuti di media sosial, terlihat betapa masalah kehutanan ini demikian kompleks. Konflik teritorial terjadi dimana-mana, masyarakat adat demonstrasi,” kata Menhut.

“Terkait kewajiban pemerintah, dalam hal ini saya sebagai Menhut, sebagai orang yang diberi amanah oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengurus tata kelola kehutanan bersama wakil menteri dan semua dirjen, eselon satu dan dua, sampai ke unit pelaksana teknis (UPT) yang tersebar,” imbuhnya.

Selain terbuka dengan kerja sama dan kolaborasi lintas sektor, Raja Antoni menilai masalah dalam sektor kehutanan juga dapat diselesaikan dengan pemanfaatan digitalisasi. Salah satu contoh persoalan yang dapat diselesaikan dengan digitalisasi yakni konflik teritorial.

“Lebih penting lagi seperti yang diarahkan Presiden Prabowo, semua ini akan bisa berjalan baik apabila proses digitalisasi berjalan secara penuh di Kementerian Kehutanan. Sehingga konflik teritorial akan bisa kita selesaikan satu persatu,” kata Menhut.

Lebih lanjut, Raja Antoni mengatakan digitalisasi dan kerja sama dengan institusi pendidikan juga tidak lepas dari peran mahasiswa serta generasi muda untuk menjaga hutan Indonesia.

“Dalam refleksi singkat saya selama 6 bulan menjabat sebagai Menteri Kehutanan, saya menganggap hutan bukan warisan orang tua kita, tapi hutan adalah titipan dari generasi yang akan datang,” ujar Menhut.

“Sebagai titipan, maka hutan harus kita jaga, karena kita harus kembalikan pada pemiliknya yaitu generasi yang akan datang,” katanya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.