Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Eksekusi Stimulus Penentu Pertumbuhan di Akhir Tahun

5 Jumat, 14 Nov 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Eksekusi Stimulus Penentu Pertumbuhan di Akhir Tahun Eksekusi Stimulus Penentu Pertumbuhan di Akhir Tahun Doc: antara
Ket. Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Rabu (12/11), Perry mengatakan, proyeksi itu didasari pada program stimulus fiskal yang sudah banyak digelontorlan Pemerintah pada akhir tahun, seperti yang termuat dalam paket stimulus ekonomi senilai 46,23 triliun rupiah.

Prioritaskan program yang langsung menyentuh rumah tangga berpendapatan menengah ke bawah, misal subsidi tepat sasaran dan bantuan UMKM.

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 akan lebih tinggi dibanding realisasi pada kuartal III-2025 yang tumbuh 5,04 persen.

Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Rabu (12/11), Perry mengatakan, proyeksi itu didasari pada program stimulus fiskal yang sudah banyak digelontorlan Pemerintah pada akhir tahun, seperti yang termuat dalam paket stimulus ekonomi senilai 46,23 triliun rupiah.

Stimulus fiskal yang telah digelontorkan itu terdiri dari paket stimulus ekonomi 8+4+5 yang telah dirancang senilai 16,23 triliun rupiah, ditambah dengan paket stimulus ekonomi tambahan senilai 30 triliun rupiah.

Selain itu, pemerintah juga masih konsisten menjalnkan berbagai proyek-proyek program prioritas untuk terus memacu ekonomi sesuai target keseluruhan tahun ini di level 5,2 persen.

Sepanjang tahun ini, Perry memperkirakan, ekonomi Indonesia akan bertengger di kisaran 5,1 persen atau di titik tengah dari proyeksi 4,7-5,5 persen.

Menanggapi pernyataan bank sentral, pengamat ekonomi dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Y. Sri Susilo, menilai proyeksi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengenai meningkatnya pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2025 sangat mungkin tercapai.

Menurutnya, pola percepatan belanja pemerintah daerah menjelang akhir tahun kembali terjadi dan menjadi salah satu penopang utama aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Sebelumnya, Perry Warjiyo mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 diperkirakan akan lebih tinggi daripada realisasi kuartal III-2025 yang tumbuh 5,04 persen. Proyeksi itu didasarkan pada program stimulus fiskal pemerintah, termasuk paket stimulus ekonomi senilai 46,23 triliun rupiah yang digelontorkan pada penghujung tahun.

Sri Susilo menjelaskan bahwa peningkatan penyerapan anggaran pemerintah daerah menjelang tutup tahun sudah terlihat nyata di lapangan. “Bagaimanapun, Pemda akan menggenjot penyerapan anggaran di akhir tahun ini. Buktinya, pembangunan infrastruktur di daerah tampak lebih padat di akhir-akhir tahun ini, baik gorong-gorong maupun perbaikan jalan,”ujarnya.

Selain proyek fisik, aktivitas pemerintah juga meningkat signifikan di sektor non-infrastruktur. Berbagai acara yang digelar Pemda maupun Kementerian terlihat lebih sering berlangsung pada triwulan terakhir. Kegiatan-kegiatan tersebut mendorong belanja barang dan jasa serta memperkuat perputaran ekonomi lokal.

Dengan kombinasi percepatan belanja pemerintah daerah dan stimulus fiskal pusat, Sri Susilo menilai kuartal IV-2025 memiliki peluang besar untuk menutup tahun dengan catatan pertumbuhan yang lebih kuat.

“Lonjakan kegiatan ini biasanya membawa multiplier effect yang cepat pada sektor-sektor pendukung, sehingga proyeksi BI sangat masuk akal,” katanya.

Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi belanja pemerintah agar tidak menumpuk di akhir tahun. Ia menekankan pentingnya pemerataan realisasi anggaran sepanjang tahun untuk menjaga momentum pertumbuhan yang lebih stabil.

Faktor Musiman

Sementara itu, pengamat Kebijakan Publik Fitra, Badiul Hadi, mengatakan jika melihat tren selama ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia cenderung meningkat pada kuartal akhir tahun karena beberapa faktor musiman, termasuk peningkatan konsumsi menjelang akhir tahun dan realisasi belanja pemerintah yang lebih tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.