Google Perkenalkan Perlindungan Baru untuk Android 16, Ponsel Dicuri Akan Terkunci Total
📅 Kamis, 15 Mei 2025, 15:50 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Techspot
JAKARTA – Google mengumumkan peningkatan signifikan pada fitur Factory Reset Protection (FRP) dalam gelaran The Android Show: I/O Edition, yang akan hadir bersama Android 16 akhir tahun ini. Fitur ini dirancang untuk mengunci total perangkat Android yang dicuri, bahkan jika pencuri mencoba melakukan pengaturan ulang pabrik (factory reset).
Saat ini, FRP di Android sudah mencegah pengaturan ulang pabrik tanpa autentikasi, tetapi sistem tersebut masih bisa dimanipulasi oleh pelaku kejahatan. Versi terbaru dari FRP akan membawa perlindungan lebih kuat, dengan memblokir akses ke seluruh fungsi perangkat jika mendeteksi adanya reset yang mencurigakan.
“Perangkat akan terkunci dan tidak dapat digunakan tanpa memasukkan sandi terakhir atau kredensial Akun Google yang tertaut,” tulis Google dalam penjelasannya.
Meskipun detail teknis belum dibagikan secara lengkap, tangkapan layar yang ditampilkan menunjukkan notifikasi bahwa ponsel terkunci usai reset, dan hanya bisa dipulihkan oleh pemilik asli melalui proses autentikasi.
Fitur ini akan hadir pada pembaruan Android 16 versi stabil bulan Juni 2025, meskipun belum terlihat dalam Android 16 Beta 4.1. Google diperkirakan akan menyertakannya dalam rilis besar mendatang, kemungkinan dalam Quarterly Platform Release (QPR) terakhir tahun ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain peningkatan keamanan, Android 16 juga membawa desain baru Material 3 Expressive, yang menitikberatkan pada warna, bentuk, ukuran, gerakan, dan keterbacaan—terutama untuk pengguna lanjut usia. Antarmuka baru akan diimplementasikan ke seluruh aplikasi bawaan, termasuk aplikasi Jam, yang akan menampilkan font baru, bilah alat bawah, serta tampilan Alarm, Timer, dan Stopwatch yang disegarkan.
Dengan inovasi ini, Google menegaskan komitmennya untuk tidak hanya meningkatkan pengalaman pengguna Android, tetapi juga memperkuat keamanan perangkat agar lebih tahan terhadap pencurian dan penyalahgunaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!