Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Google Digugat Enam Stasiun Televisi Chile atas Praktik 'Anti-persaingan'

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 12:30 WIB | Oleh:
Google Digugat Enam Stasiun Televisi Chile atas Praktik 'Anti-persaingan' Doc: AFP
Ket. Seorang pejalan kaki melewati logo Google di Kampus Google di Warsawa, 13 Februari 2025.

SANTIAGO - Enam stasiun televisi terbesar di Chile mengajukan gugatan terhadap Google, menuduh raksasa teknologi itu memonopoli pasar periklanan digital dan pencarian, kata asosiasi televisi nasional.

Asosiasi Anatel mengatakan praktik "anti-persaingan" Google menyebabkan kesulitan keuangan di kalangan media.

"Google mengendalikan akses ke audiens dan periklanan digital, merebut nilai ekonomi jurnalisme yang diproduksi dan dibiayai oleh pihak lain, tanpa memikul tanggung jawab yang seharusnya diemban," kata presiden asosiasi Pablo Vidal dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (6/5).

Keenam saluran televisi dengan rating tertinggi di negara itu -- Canal 13, Television Nacional de Chile, Mega, Chilevision, TV+ dan La Red -- mengajukan gugatan ke Pengadilan Persaingan Usaha Chile (TDLC).

Pengadilan harus "menentukan apakah ada praktik anti-persaingan, memberikan sanksi kepada Google, dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan persaingan yang adil di pasar," kata Anatel.

Pernyataan itu memperingatkan bahwa tindakan Google merusak kualitas jurnalisme secara keseluruhan di negara tersebut.

"Jumlah tim jurnalis dikurangi, cakupan regional menyusut, pengawasan terhadap mereka yang berkuasa melemah, dan warga negara akhirnya mendapatkan informasi yang lebih sedikit dan berkualitas lebih buruk," demikian pernyataan tersebut.

Media di Amerika Serikat, Eropa, Kanada, dan Australia telah menggugat Google atas perilaku serupa.

Beberapa media Chile lainnya juga telah mengajukan gugatan terhadap Google di hadapan TDLC.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.