Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPKH Tulungagung Memastikan 80 Persen Ternak Sudah Divaksin PMK

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPKH Tulungagung Memastikan 80 Persen Ternak Sudah Divaksin PMK Doc: ANTARA
Ket. Petugas menyuntikkan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) ke seekor sapi di salah satu peternakan di Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (15/5/2025)

TULUNGAGUNG – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur memastikan 80 persen hewan ternak di daerah itu sudah mendapat vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Capaian vaksinasi sejak Januari hingga pertengahan Mei 2025 cukup tinggi, sekitar 80 persen dari total populasi ternak yang ada," kata Kepala bidang Kesehatan Hewan DPKH Tulungagung, drh. Tutus Sumaryani di Tulungagung, Kamis (15/5).

Dia menjelaskan vaksinasi PMK menjadi syarat utama dalam penjualan dan penyembelihan hewan kurban tahun ini. Populasi ternak kambing di Kabupaten Tulungagung saat ini mencapai 173 ribuan ekor, sedangkan populasi sapi sebanyak 126 ribu ekor.

Vaksinasi masih terus dilakukan meskipun kasus PMK sudah tidak ditemukan.Tutus menambahkan, ketersediaan vaksin PMK di daerahnya tetap terjaga berkat distribusi dari Kementerian Pertanian dan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Saat ini, Tulungagung memiliki stok sekitar 60 ribu dosis, di mana 50 ribu di antaranya sudah didistribusikan secara bertahap ke peternak.

"Dropping vaksin berikutnya diperkirakan datang pada Juni mendatang. Jadi, proses vaksinasi bisa terus berjalan, termasuk untuk dosis booster," jelasnya.

Selain menjadi syarat kurban, vaksinasi PMK juga menjadi ketentuan wajib untuk penerbitan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), terutama bagi peternak yang hendak mengirimkan hewan ke luar daerah.

"Tanpa vaksin PMK, SKKH tidak akan diterbitkan. Jadi kalau mau dikirim keluar daerah, harus divaksin dulu. Kami perkirakan capaian vaksinasi akan terus naik hingga akhir bulan ini," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.