Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Merokok Dapat Menyebabkan Gigi Kuning, Berikut Penjelasan Dosen FKG

📅 Rabu, 14 Mei 2025, 21:46 WIB | Oleh:
Merokok Dapat Menyebabkan Gigi Kuning, Berikut Penjelasan Dosen FKG Doc: Istimewa
Ket. Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM-Surabaya), Dian Artanty

JAKARTA - Merokok berpotensi meningkatkan risiko penyakit kronis dan penurunan kualitas hidup secara keseluruhan. Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM-Surabaya), Dian Artanty, mengatakan, kebiasaan merokok juga berdampak pada kesehatan gigi dan mulut.

"Merokok dapat menyebabkan gigi menjadi kuning akibat adanya zat kimia berbahaya dalam rokok, yaitu nikotin dan tar," ungkap Dian, dikutip dari laman resmi UM-Surabaya, Rabu (14/5).

Dia menjelaskan, bahwa nikotin dan tar bersifat lengket dan mudah menempel pada permukaan gigi. Nikotin akan bereaksi dengan oksigen dan menyebabkan gigi berwarna kuning, sedangkan tar akan memberikan noda coklat.

"Kombinasi keduanya menciptakan noda yang sulit dibersihkan hanya dengan menyikat gigi," jelasnya.

Selain menyebabkan perubahan warna gigi, kata Dian, kebiasaan merokok juga dapat menurunkan produksi air liur (saliva) yang berfungsi membersihkan mulut secara alami. Kondisi mulut yang kering akan menciptakan lingkungan asam, sehingga bakteri dapat berkembang biak dengan baik.

Dia menerangkan, kumulasi bakteri ini akan membentuk plak dan karang gigi berwarna kuning kecoklatan yang sulit dihilangkan. Selain itu, kebiasaan merokok dapat menyebabkan peradangan pada gusi (gingivitis) dan jaringan penyangga gigi (periodontitis). 

"Ini dapat berujung pada gusi berdarah, nyeri saat mengunyah, hingga gigi goyang dan lepas dengan sendirinya. Selain itu, merokok juga memperlambat proses penyembuhan luka di rongga mulut dan meningkatkan risiko kanker mulut akibat zat karsinogenik," katanya.

Dalam penelitiannya beberapa tahun lalu, Dian menemukan hubungan signifikan antara kebiasaan merokok dan resorbsi tulang alveolar atau penyusutan tulang rahang. Ini menyebabkan gigi mudah hilang dan membuat pemasangan gigi palsu menjadi lebih sulit.

Sebagai langkah preventif, dia menyarankan untuk berhenti merokok, berkumur dengan air putih, menyikat gigi secara teratur, dan rutin memeriksakan kesehatan gigi ke dokter. "Mencegah lebih baik daripada mengobati. Jangan tunggu sampai kerusakan gigi terjadi, segera lakukan tindakan pencegahan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.