Dukung Ketahanan Pangan, 29 SMAN di Jawa Timur Jadi Percontohan 'School Food Care'
📅 Selasa, 13 Mei 2025, 14:08 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
SURABAYA - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur (Jatim) menunjuk 29 Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) menjadi proyek percontohan program inovatif School Food Care (SFC), sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional.
Kepala Disdik Jatim Aries Agung Paewai mengatakan program SFC menjadi upaya strategis dalam menanamkan kesadaran ketahanan pangan sejak dini.
“Program ini kami gagas untuk memberikan pengalaman nyata bagi murid. Selain mendukung ketahanan pangan di sekolah, SFC juga menjadi ruang belajar aktif untuk memahami berbagai komoditas pangan, mulai dari proses budidaya hingga pengelolaan hasilnya,” kata Aries di Surabaya, Selasa (13/5).
Adapun 29 sekolah tersebut tersebar di 24 kabupaten/kota, salah satunya di SMAN 2 Ngawi. Di sekolah tersebut kebun sekolah telah menghasilkan beragam komoditas bernilai gizi tinggi, seperti kacang tanah, kacang hijau, ketela rambat, cabai, tomat, bayam, bunga kol, hingga buah-buahan seperti nanas merah dan belimbing.
Peresmian program itu ditandai dengan penanaman bibit secara simbolis dan peninjauan langsung kebun sekolah. Pada peresmian tersebut Aries tampak antusias saat berkeliling area kebun serta berinteraksi dengan para siswa yang terlibat aktif dalam program tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain meresmikan Program SFC, Aries juga meninjau sarana dan prasarana SMAN 2 Ngawi. Ia menilai sarana prasarana sekolah tersebut tertata rapi, bersih, dan mendukung proses kegiatan belajar mengajar.
“Dari ratusan sekolah yang saya kunjungi, SMAN 2 Ngawi paling mencerminkan pendidikan yang sesungguhnya. Sarana dan prasarananya elok serta sangat mendukung proses pembelajaran,” ujarnya.
Ia mengapresiasi sejumlah kegiatan ekstrakurikuler di SMAN 2 Ngawi, seperti karya tulis ilmiah dengan produk eco-enzym serta ekskul robotika yang menghasilkan alat filtrasi dari limbah organik dan mobil kendali.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam arahannya kepada para guru, Aries mengapresiasi dedikasi dan inovasi yang telah dilakukan dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan berkualitas.
“Lingkungan belajar yang indah dan nyaman ini adalah hasil kerja keras bersama antara guru dan siswa. Ditambah dengan program unggulan, seperti SFC, ini mencerminkan komitmen kuat terhadap pendidikan yang bermutu. Pertahankan dan tingkatkan kualitas ini,” katanya.
Ia berharap program serupa dapat diimplementasikan di sekolah lain sebagai praktik baik dalam membangun kemandirian pangan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Jatim.
“Keberhasilan SMAN 2 Ngawi dalam menjalankan Program SFC dan menata lingkungan sekolah dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Timur,” tutur Aries.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!