Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangunan Sekolah Tahan Gempa di Garut Harus Ditambah

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 22:35 WIB | Oleh:
Bangunan Sekolah Tahan Gempa di Garut Harus Ditambah Doc: Antara

Garut - Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyatakan, bangunan sekolah tahan gempa dengan berbasis ramah lingkungan harus terus ditambah untuk kenyamanan kegiatan belajar mengajar apalagi di Kabupaten Garut, Jawa Barat merupakan daerah rawan potensi gempa.

"Untuk pembangunan sekolah ramah lingkungan kita dorong, dan perlu ditambah lagi," kata Bupati Garut usai menggelar pertemuan dengan Yayasan Bakti Barito di Sekretariat Daerah Pemkab Garut, Kamis.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Bakti Barito yang sudah turut membantu membangunkan sekolah tahan gempa ramah lingkungan sebagai bagian dalam melaksanakan empat pilar yakni pendidikan, lingkungan, ekonomi, dan sosial.

Bupati menyampaikan, pembangunan sekolah ramah lingkungan dan tahan gempa itu perlu dilakukan, terutama di daerah rawan terjadi gempa seperti Kecamatan Pasirwangi harus terus diedukasi, dan mitigasi bencana alam sejak dini kepada masyarakatnya.

"Kepedulian lingkungan itu harus ditanamkan sejak dini ke anak-anak, jangan setelah rusak baru dikasih tahu," katanya.

Menurut dia, pembangunan sekolah ramah lingkungan dan tahan gempa itu membutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan dengan pembangunan konvensional.

Namun hasilnya, kata dia, memang lebih bagus, ringan, kemudian tahan lama dan tahan gempa dibandingkan dengan bangunan konvensional, sehingga lebih aman.

"Itu sebetulnya bagus karena jadi lebih ringan, dan lebih awet," katanya.

Kepala Bidang Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Suryana menyatakan, saat ini sekolah yang dibangun tahan gempa dan ramah lingkungan baru ada dua sekolah yakni SDN Barusari 3, dan Barusari 4 di Kecamatan Pasirwangi yang sebelumnya rusak akibat gempa bumi pada September 2024.

Sekolah tahan gempa dan ramah lingkungan itu, kata dia, dibangun berkat bantuan dari Yayasan Bakti Barito bersama Yayasan Kita Bisa, dan Happy Hearts Indonesia sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan yang dibangun dengan pemanfaatan bata plastik daur ulang.

"Jadi, bantuan itu dari Barito, kita hanya penerima manfaat saja," katanya.

Ia berharap sekolah lainnya di daerah rawan berpotensi terjadi gempa seperti Kecamatan Pasriwangi, Bungbulang, dan Sukaresmi dibangun tahan gempa atau aman bagi anak-anak ketika terjadi gempa bumi.

"Dengan adanya bangunan tahan gempa ini tentu lebih aman, contohnya di Pasirwangi itu daerah rawan, dan sekolahnya diharapkan bisa dibangun tahan gempa," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Mengerikan Tragedi Kebakara...

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

1.5 jam yang lalu | Opik

Rona
Tips Mengelola Bisnis Kos-K...

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Kegiatan melukis caping di ...
Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.