Trump Kembali Beri Perpanjangan Waktu ByteDance Lepas TikTok di AS
📅 Selasa, 06 Mei 2025, 01:10 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Alex Wroblewski/AFP
WEST PALM BEACH - Presiden Amerika Serikat (AS, Donald Trump, pada Jumat (2/5) pekan lalu mengatakan akan kembali memberi perpanjangan waktu bagi ByteDance yang berbasis di Tiongkok untuk melepas TikTok di AS, sebuah aplikasi video pendek yang digunakan oleh 170 juta orang Amerika. Opsi itu diberikan jika tidak ada kesepakatan yang dicapai hingga batas waktu 19 Juni mendatang.
“Saya ingin, saya ingin melihatnya terlaksana,” kata Trump kepada program
National Broadcasting Company (NBC) News Meet The Press With Kristen Welker dalam sebuah wawancara yang direkam di perkebunannya Mar-a-Lago di Palm Beach, Florida, yang disiarkan di seluruh AS pada tanggal 4 Mei.
Trump mengatakan bahwa ia memiliki “kenangan manis” dengan aplikasi tersebut karena sudah membantunya memenangkan hati pemilih muda dalam pemilihan presiden tahun 2024, seraya menambahkan bahwa “TikTok” merupakan aplikasi sangat menarik, sehingga akan dilindungi”.
Dia telah dua kali memberikan penangguhan hukuman dari penegakan larangan yang diamanatkan Kongres terhadap TikTok yang awalnya akan berlaku pada bulan Januari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebuah kesepakatan tengah disusun untuk memisahkan operasi TikTok di AS menjadi perusahaan baru yang berpusat di AS dan mayoritas dimiliki dan dioperasikan oleh investor AS, tetapi kesepakatan itu ditunda setelah Tiongkok mengindikasikan tidak akan menyetujuinya menyusul pengumuman Trump tentang tarif tinggi atas barang-barang Tiongkok.
Senator Demokrat berpendapat bahwa Trump tidak memiliki kewenangan hukum untuk memperpanjang batas waktu, dan menyarankan bahwa kesepakatan yang sedang dipertimbangkan tidak akan memenuhi persyaratan hukum.
Salah satu sumber yang dekat dengan investor ByteDance di AS mengatakan pada bulan April bahwa progres kesepakatan prospektif itu terus berlanjut menjelang batas waktu 19 Juni, tetapi Gedung Putih dan Beijing perlu menyelesaikan sengketa tarif terlebih dahulu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trump kepada NBC News mengatakan bahwa Tiongkok sangat ingin mencapai kesepakatan, sambil menyebutkan dampak tarif sebesar 145 persen ke barang-barang Tiongkok terhadap perekonomian negara tersebut.
Trump juga mengatakan tidak akan mencabut tarif untuk membawa Beijing ke meja perundingan, tetapi pada akhirnya dapat menurunkannya sebagai bagian dari perjanjian yang lebih luas.
“Pada suatu saat, saya akan menurunkannya karena kalau tidak, Anda tidak akan pernah bisa berbisnis dengan mereka. Dan mereka sangat ingin berbisnis,” katanya.
Undang-undang tersebut mengharuskan TikTok berhenti beroperasi paling lambat 19 Januari kecuali ByteDance telah menyelesaikan divestasi aset aplikasi tersebut di AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!