Operasi Rahasia Secret Service: Air Force One Dijadikan Umpan, Trump Diselundupkan dengan Gerobak Katering ke Pesawat Lain untuk Lolos dari Ancaman Pembunuhan Iran
📅 Selasa, 11 Agu 2026, 11:19 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SWASHINGTON DC - Laporan terbaru Washington Post dan New York Times mengungkap Presiden Amerika Serikat, Donlad Trump dilaporkan menjalani operasi pengamanan yang sangat rahasia ketika meninggalkan Ankara, Turki, setelah menghadiri pertemuan NATO pada Juli lalu.
Dari The Guardian, Trump sengaja dibuat seolah-olah meninggalkan Turki menggunakan pesawat Air Force One seperti biasa untuk lolos dari potensi ancaman pembunuhan oleh agen-agen Iran.
Padahal, menurut laporan The Washington Post yang kemudian dikonfirmasi seorang pejabat kepada The New York Times, Trump diam-diam dipindahkan ke pesawat militer lain.
Alasannya bukan sekadar perubahan jadwal.
Operasi tersebut disebut dipicu oleh adanya ancaman kredibel terhadap Trump yang dikaitkan dengan Iran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rangkaian aksinya bahkan terdengar seperti adegan film spionase.
Di Ankara, Trump terlebih dahulu terlihat menaiki pesawat Air Force One lama di hadapan kamera. Para wartawan pun mendapat kesan bahwa mereka akan melakukan perjalanan bersama sang presiden menggunakan pesawat tersebut.
Namun setelah itu, situasi berubah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trump dilaporkan secara diam-diam dipindahkan dari Air Force One menuju sebuah pesawat militer yang lebih kecil, C-32A. Untuk menghindari perhatian, perpindahan tersebut dilakukan dengan bantuan kendaraan katering bandara yang biasanya digunakan untuk membawa makanan dan perlengkapan ke pesawat.
Bahkan, bukan hanya wartawan yang dibuat tidak mengetahui rencana tersebut.
Beberapa staf Gedung Putih juga disebut tidak mengetahui lokasi sebenarnya Trump saat operasi berlangsung.
Sementara itu, Air Force One lama tetap menjalankan perannya sebagai “umpan”.
Para wartawan yang berada di dalam pesawat tersebut bahkan diminta menutup tirai jendela selama penerbangan. Ketika ditanya mengenai alasan di balik larangan tersebut, Trump kemudian memberikan jawaban yang terdengar semakin misterius.
Ia mengatakan mereka mungkin sedang menjalani penerbangan yang berbahaya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!