Khofifah Siapkan 30 Ribu Beasiswa untuk Anak Buruh di Jatim
📅 Jumat, 02 Mei 2025, 01:24 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menyampaikan sambutan dalam aksi damai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Kamis (1/5), menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan kaum buruh melalui berbagai program pelatihan dan pendidikan.
Menurutnya, sebagian besar tuntutan yang disampaikan perwakilan para buruh, telah dibahas dan disepakati bersama. Termasuk
aspirasi terkait kuota siswa untuk anak buruh dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
“Besok kita akan luncurkan, paket kebijakan pendidikan Pemprov Jawa Timur. Kita akan memberikan beasiswa tiap sekolah swasta SMA maupun SMK itu 10 anak,” jela dia.
Khofifah menjelaskan, total beasiswa yang disiapkan mencapai 30 ribu untuk seluruh sekolah swasta tingkat SMA dan SMK di Jawa Timur. Data lengkap terkait sekolah penerima beasiswa akan diumumkan oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur.
“Nanti sekolah-sekolah mana akan diumumkan oleh Kepala Dinas Pendidikan. Insyaallah total ada 30 ribu beasiswa untuk SMA/SMK swasta,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kebijakan ini sekaligus kita memberikan kado pada Hari Pendidikan Nasional besok, 2 Mei,” tambahnya.
Khofifah juga mengumumkan langkah konkret Pemprov Jatim dengan menyiapkan program 10 ribu pelatihan bagi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
“Pemprov Jawa Timur memang sedang menyiapkan 10 ribu profesional training lengkap dengan sertifikasinya bagi mereka korban PHK,” kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, program pelatihan dan sertifikasi tersebut telah dikoordinasikan dengan BPJS Ketenagakerjaan. Namun program ini merupakan inisiatif terpisah yang sepenuhnya dibiayai oleh Pemprov Jawa Timur.
“Yang dikerjakan Pemprov Jatim akan berseiring dengan program dari BPJS Ketenagakerjaan, yaitu JKP (Jaminan Kehilangan Pekerjaan). Ini di dalam koordinasi dari BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.
Ia mengapresiasi jalannya aksi Mayday yang berlangsung dengan tertib, menyebut kondisi tersebut tak lepas dari pengawalan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur. Dia menyebutkan bahwa massa buruh datang dari berbagai daerah di Jawa Timur. Seperti di antaranya Pasuruan, Bojonegoro, dan Mojokerto.
“Jadi mereka (buruh) ada yang dari Pasuruan, Bojonegoro, Mojokerto mereka dikawal dan semua Alhamdulillah berjalan dengan sangat kondusif. Mereka bisa melakukan dan merayakan Hari Buruh Internasional ini dengan baik,” ujarnya.
“Iini artinya bahwa apa yang bisa kita lakukan dengan penguatan kebersamaan, Insyaallah akan memberikan hasil yang terbaik bagi kita semua,” tutupnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!