Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi Perubahan Iklim, KLH Susun Rencana Adaptasi Nasional

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 13:05 WIB | Oleh:
Hadapi Perubahan Iklim, KLH Susun Rencana Adaptasi Nasional Doc: ANTARA
Ket. Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH Ary Sudijanto dalam acara Kickoff Penyusunan National Adaption Plan (NAP) yang dipantau daring di Jakarta, Jumat (2/5/2025)

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) resmi memulai penyusunan National Adaption Plan (NAP) atau Rencana Adaptasi Nasional mengingatkan kerentanan Indonesia sebagai negara kepulauan menghadapi dampak yang ditimbulkan dari perubahan iklim.

Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH Ary Sudijanto menyampaikan dalam acara peluncuran yang dipantau daring di Jakarta, Jumat (2/5), bahwa Rencana Adaptasi Nasional merupakan salah satu dokumen yang perlu diserahkan negara yang meratifikasi Perjanjian Paris kepada Sekretariat UNFCCC, dengan baru 51 negara yang menyerahkan dokumen tersebut.

"Kita perlu sama-sama menyadari bahwa upaya untuk adaptasi, apalagi kalau kita melihat Indonesia sebagai negara kepulauan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim, menjadi wajar kalau kita punya perhatian lebih terhadap adaptasi ini," jelas Ary.

Dia menjelaskan elemen penting yang perlu dipertimbangkan dalam Rencana Adaptasi Nasional adalah inventarisasi dampak, proyeksi perubahan iklim, penyusunan adaptasi berdasarkan dampak, strategi implementasi, serta elemen pengawasan dan evaluasi.

Indonesia sendiri sudah memiliki modal untuk penyusunan Rencana Adaptasi Nasional, termasuk dokumen Pembangunan Berketahanan Iklim yang dikeluarkan Bappenas dan kebijakan adaptasi perubahan iklim kesehatan, peta jalan adaptasi perubahan iklim yang sebelumnya dirilis oleh KLHK beberapa tahun lalu.

"Saya percaya beberapa elemen atau unsur K/L (Kementerian/Lembaga) yang lain juga sudah memiliki modalitas untuk itu. Sehingga kemudian NAP ini nanti diharapkan dapat menyiapkan visi dan langkah adaptasi perubahan iklim yang memang tersebar di berbagai K/L yang ada," jelasnya.

Rencana adaptasi yang berada di masing-masing kementerian/lembaga tersebut kemudian dapat diintegrasikan ke dalam kebijakan dan rencana pembangunan nasional dan daerah.

"Hal ini akan membantu kita bersama-sama untuk memobilisasi sumber daya sehingga intervensi aksi adaptasi perubahan iklim dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien," demikian Ary Sudijanto.???

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.