Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rayakan Tradisi Seba dengan Berkunjung ke Kepala Daerah

📅 Rabu, 30 Apr 2025, 17:35 WIB | Oleh:
Rayakan Tradisi Seba dengan Berkunjung ke Kepala Daerah Doc: Antara

Lebak - Sebanyak 1.769 warga Badui Luar dan Badui Dalam merayakan tradisi Seba atau persembahan sebagai ungkapan rasa syukur dengan membawa komoditas hasil bumi selama setahun mengunjungi Bupati Lebak dan Gubernur Banten. 

"Perayaan tradisi Seba bersama Bupati Lebak itu dilaksanakan pada Jumat (2/5) malam dan Gubernur Banten pada Sabtu (3/5) malam," kata Sekretaris Desa Kanekes Kabupaten Lebak, Medi saat dihubungi di Rangkasbitung, Rabu.

Perayaan Seba tahun 2025 masuk kategori Seba Gede (Seba besar) dengan jumlah pendaftar hingga ditutup pada Minggu (27/4) sebanyak 1.769 orang.

Masyarakat Badui dipastikan memadati Kantor Sekretariat Pemerintah Kabupaten Lebak pada Jumat (2/5) siang.

Bahkan, sebanyak 100 warga Badui Dalam berjalan kaki sejauh 35 kilometer dari Kampung Badui Dalam berangkat dinihari dan tiba pukul 13.00 WIB di Kota Rangkasbitung.

Perayaan tradisi masyarakat Badui menggelar acara adat tahunan itu untuk menjalankan amanah leluhur yang harus dilestarikan bersilaturahmi bersama Bupati Lebak dan Gubernur Banten sebagai wujud ungkapan rasa syukur dari komoditas hasil bumi.

Karena itu, masyarakat Badui akan membawa komoditas hasil bumi, seperti beras huma, pisang, gula aren, terigu laksa, iris, ja'at dan minuman madu dan lainnya.

"Kami wajib melaksanakan ritual sakral Seba bersama kepala daerah di Banten, karena warisan budaya leluhur dan jika tidak dilaksanakan khawatir menimbulkan malapetaka bencana," kata Medi.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak, Efendy mengatakan perayaan Seba masyarakat Badui di Pendopo Lebak akan dihadiri delapan Kedutaan Besar dari Jakarta.

Kedelapan Kedubes itu antara lain Bulgaria, Sudan, Iran, Ethiopia, Hungaria, Zimbabwe, Laos, dan Rusia.

Kehadiran perwakilan Kedubes tersebut diharapkan perayaan tradisi masyarakat Badui dikenal luas oleh negara lain di dunia internasional.

Sebab, perayaan tradisi Seba Badui tersebut unik dan memiliki makna tersendiri bagi masyarakat terasing di Indonesia.

Selain itu juga dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, sehingga dipastikan perayaan tahun akan mendongkrak wisatawan yang berkunjung ke Rangkasbitung.

"Kami berharap dengan adanya Seba masyarakat Badui itu berdampak positif terhadap pelaku usaha masyarakat setempat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.