Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat New Zealand Sambut Positif Pengobatan Tradisional Tiongkok

📅 Senin, 28 Apr 2025, 19:02 WIB | Oleh:
Masyarakat New Zealand Sambut Positif Pengobatan Tradisional Tiongkok Doc: ANTARA/Xinhua/Long Lei
Ket. Anak-anak bermain permainan di pameran pengobatan tradisional Tiongkok di Christchurch, Pulau Selatan Selandia Baru, pada Minggu (27/4).

WELLINGTON - Penduduk Pulau Selatan di New Zealand pada Minggu (27/4) menyelami dunia pengobatan tradisional Tiongkok (Traditional Chinese Medicine/TCM) dalam sebuah pameran yang digelar di Christchurch.

Hingga hari ini, TCM telah menyebar ke hampir 200 negara. Akupunktur dan pijat tuina sekarang telah resmi diakui dalam sistem perawatan kesehatan New Zealand, yang memberikan manfaat bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.

Para pengunjung acara tersebut mengeksplorasi berbagai praktik TCM, termasuk di antaranya diagnosis denyut nadi, akupunktur, pijat tuina, pembuatan saset, Tai Chi, dan Qigong Baduanjin.

Universitas TCM Shanghai menampilkan berbagai teknologi inovatif seperti Health Smart Ring dan Smart Health Evaluator. Perangkat-perangkat ini, yang menggabungkan komputasi awan dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), menawarkan layanan pengujian dan evaluasi kesehatan TCM yang dipersonalisasi untuk masyarakat New Zealand, menurut pihak penyelenggara.

Dengan sejarah yang membentang selama ribuan tahun, TCM menekankan pendekatan holistik untuk pencegahan, pengobatan, dan kesejahteraan, ujar Konsul Jenderal Tiongkok di Christchurch He Ying dalam upacara pembukaan.

Hingga hari ini, TCM telah menyebar ke hampir 200 negara. Akupunktur dan pijat tuina sekarang telah resmi diakui dalam sistem perawatan kesehatan New Zealand, yang memberikan manfaat bagi masyarakat dari berbagai latar belakang, paparnya.

Meng Yu, wakil presiden Universitas TCM Shanghai, menambahkan beberapa dokter New Zealand menempuh studi lanjutan di universitas tersebut, memperdalam hubungan antara kedua negara, dan memajukan perkembangan akademik pengobatan Tiongkok.

Meng mengungkapkan harapannya bagi kerja sama Tiongkok-New Zealand yang lebih kuat melalui jembatan pengobatan tradisional.

Permintaan masyarakat akan layanan TCM semakin meningkat, kata Robin Kerr, presiden Akupunktur New Zealand.

Penduduk setempat, Mary Timings, yang berpartisipasi dalam acara tersebut, menuturkan TCM memberinya perspektif baru dan segar tentang kesehatan dan kesejahteraan.

Acara yang dihadiri oleh 100 lebih perwakilan dari komunitas lokal dan organisasi TCM New Zealand ini diselenggarakan bersama oleh Konsulat Jenderal Tiongkok di Christchurch, Universitas TCM Shanghai, Institut Konfusius di Universitas Canterbury, dan Perpustakaan Kota Christchurch. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Kemenkes: 3 Juta Orang Terp...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.