Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Optimis Beijing akan Buat Kesepakatan Dagang yang Adil dengan AS

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 01:10 WIB | Oleh:
Trump Optimis Beijing akan Buat Kesepakatan Dagang yang Adil dengan AS Doc: SAUL LOEB/AFP
Ket. Presiden AS, Donald Trump.

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan kesepakatan yang mungkin tercapai dengan Tiongkok dalam penyesuaian kembali hubungan dagang akan menjadi adil. Hal itu mengacu pada masih berlanjutnya perang dagang antara dua ekonomi terbesar dunia itu.

“Kita akan memiliki kesepakatan yang adil dengan Tiongkok, itu akan menjadi adil,” kata Trump di Gedung Putih, pada Rabu (23/4), sembari mengklaim bahwa hubungan dengan Tiongkok telah berada di luar kendali di bawah pendahulunya.

Pernyataan tersebut melanjutkan optimistis Trump setelah pada Selasa (22/4) mengatakan bahwa para negosiator akan bersikap sangat baik terhadap Beijing.

“Saya tidak akan berkata, 'Oh, saya akan bersikap keras terhadap Tiongkok, saya akan bersikap keras terhadap Anda, Presiden Xi (Jinping).' Tidak, tidak. Kami akan bersikap sangat baik, mereka juga akan sangat baik, dan kita akan lihat apa yang terjadi,” katanya.

Tapi pada akhirnya, mereka harus membuat kesepakatan, karena jika tidak, mereka tidak akan bisa berdagang di AS,” sambungnya.

“Jadi, kami ingin mereka terlibat, tapi mereka harus melakukannya, dan negara-negara lain harus membuat kesepakatan, dan jika mereka tidak membuat kesepakatan, kami yang akan menetapkan kesepakatannya,” tambah Trump.

Ketika ditanya oleh seorang reporter apakah Washington sedang aktif bernegosiasi dengan Beijing, Trump menjawab, iya aktif. “Semuanya aktif. Semua orang ingin menjadi bagian dari apa yang kami lakukan,”.

“Mereka tahu bahwa mereka tidak bisa lagi lolos begitu saja, tetapi mereka tetap akan baik-baik saja, dan kita akan memiliki negara yang bisa kalian banggakan, bukan bahan tertawaan dunia seperti selama bertahun-tahun,” kata Trump seperti dikutip dari Antara.

Awal bulan ini, Trump menaikkan tarif resiprokal terhadap Tiongkok dari 84 persen menjadi 125 persen karena Washington dan Beijing terus meningkatkan perang dagang timbal balik.

Tarif resiprokal itu ditambahkan di atas tarif 20 persen yang sebelumnya ia berlakukan terkait peredaran fentanil ilegal, yang berarti tarif efektif terhadap sebagian besar barang dari Tiongkok kini mencapai 145 persen.

Namun, beberapa produk impor dikenai tarif lebih tinggi lagi akibat bea tambahan, yang dikenal sebagai tarif Section 301, yang bertujuan mengatasi praktik dagang yang tidak adil.

Sanksi itu berkisar antara 7,5-100 persen, yang berarti beberapa barang Tiongkok termasuk kendaraan listrik dan alat suntik, kini dikenai tarif hingga 245 persen oleh AS.

Trump mengatakan pada Selasa bahwa tarif 145 persen terhadap sebagian besar barang dari Tiongkok akan dikurangi “secara substansial,” tetapi tidak akan menjadi nol.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.