Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tegas! Malaysia Perketat Izin Ekspor Jadi Satu Pintu untuk Perangi Ekspor Ilegal ke AS

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 21:32 WIB | Oleh:
Tegas! Malaysia Perketat Izin Ekspor Jadi Satu Pintu untuk Perangi Ekspor Ilegal ke AS Doc: Istimewa
Ket. Kementerian Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia menganggap setiap upaya untuk menghindari tarif melalui deklarasi yang palsu sebagai pelanggaran serius.

KUALA LUMPUR - Kementerian Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia atau Ministry of Investment, Trade and Industry (Miti), sejak Selasa (6/5),  menjadi satu-satunya otoritas yang menerbitkan sertifikat asal non-preferensial atau non-preferential certificates of origin (NPCOs) untuk ekspor dari negara itu ke Amerika Serikat. 

NPCO adalah dokumen yang membantu mengidentifikasi asal barang untuk pengiriman internasional guna memenuhi persyaratan Bea Cukai atau perdagangan negara tujuan pengiriman produk, kata Federasi Produsen Malaysia di situs webnya.

Dikutip dari Yieh, keputusan ini untuk mencegah ekspor ilegal melalui Malaysia, khususnya barang-barang Tiongkok yang menghindari tarif AS. Akibatnya, dewan bisnis dan badan-badan lain yang sebelumnya diberi wewenang tidak akan lagi menerbitkan sertifikat tersebut.

Menteri MITI, Tengku Zafrul Aziz, menekankan bahwa perubahan tersebut diperlukan dalam konteks investigasi terhadap praktik transshipment yang mencurigakan, terutama di sektor energi surya. 

“Pemerintah memandang setiap upaya untuk menghindari tarif melalui pernyataan yang salah atau palsu, baik terkait dengan nilai atau asal barang, sebagai pelanggaran serius,” ujarnya dikutip dari The Straits Times. 

"MITI juga akan mengintensifkan audit dan bekerja sama dengan bea cukai untuk memerangi pemalsuan asal dan menegakkan integritas perdagangan internasional," kata dia melalui pernyataan resmi. 

Praktik yang dikenal sebagai trans-shipment, telah menjadi titik fokus dalam upaya penegakan hukum perdagangan yang sedang berlangsung oleh pejabat Bea Cukai AS sejak pemerintahan Trump mengumumkan apa yang disebut tarif “Hari Pembebasan” pada tanggal 2 April.

Beberapa produsen Tiongkok telah menggunakan Malaysia sebagai pusat trans-pengiriman, diduga sampai memalsukan sertifikat asal dalam upaya untuk menghindari tarif AS.

Seorang mantan pelaku industri, yang meminta identitasnya dirahasiakan karena sensitivitas masalah ini, mengungkapkan bahwa dalam beberapa kasus, pelaku hanya membayar RM1 00untuk mendapatkan sertifikat asal palsu untuk kontainer yang ditujukan ke AS.

Menanggapi masalah ini di Parlemen pada tanggal 5 Mei, Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Tengku Zafrul Aziz mengatakan: “Untuk negara-negara yang tidak memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Malaysia, seperti AS, kami memiliki NPCO yang dikeluarkan oleh kamar dagang, tetapi karena masalah ini (pengiriman ulang), Miti akan mengambil alih penerbitan sertifikat ini.”

Ia menambahkan bahwa Malaysia telah menerima “banyak keluhan dari mitra industri” bahwa “banyak barang yang berasal dari negara lain diberi cap seolah-olah berasal dari negara kita”.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.