Prioritaskan Digitalisasi, Dispendik Surabaya Intensifkan Persiapan SPMB 2025
📅 Jumat, 25 Apr 2025, 00:37 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSerta Domisili Dua dengan kuota 20 persen, diperuntukkan bagi calon siswa yang berasal dari kelurahan dan satu kecamatan yang sama dengan sekolah. Bagi kelurahan yang tidak memiliki sekolah negeri, kuota akan dibagi berdasarkan jumlah kelurahan dalam satu kecamatan.
"Contoh ada 4 kelurahan dalam 1 kecamatan maka tiap kelurahan mendapat jatah 5 persen per alokasi sekolah di wilayahnya. Persyaratan utama jalur domisili adalah kesesuaian alamat dengan Kartu Keluarga (KK),” paparnya.
Dispendik Surabaya juga mengambil langkah antisipatif dalam penentuan radius domisili. "Kami menyiapkan proses penetapan radius rumah dengan sekolah lebih awal, bahkan hingga tingkat RT. Hal ini untuk memudahkan orang tua dalam menghitung jarak dan menghindari kebingungan,” ungkapnya.
Dalam rangka mematangkan persiapan SPMB 2025, Dispendik Surabaya akan menyelenggarakan uji coba (trial) pendaftaran. Yusuf menyampaikan bahwa simulasi pendaftaran, termasuk untuk jalur domisili, dan direncanakan dapat diakses pada minggu mendatang. Karenanya, berbagai langkah persiapan yang dilakukan memberikan peluang yang setara bagi seluruh calon peserta didik.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Harapannya orang tua siswa berpartisipasi aktif dalam trial ini untuk memahami prosedur pendaftaran, memverifikasi jarak tempat tinggal dengan sekolah, serta mempertimbangkan potensi dan minat putra-putri mereka,” pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!