Prioritaskan Digitalisasi, Dispendik Surabaya Intensifkan Persiapan SPMB 2025
📅 Jumat, 25 Apr 2025, 00:37 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya terus mematangkan persiapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Berbagai langkah strategis telah dilakukan Dispendik Surabaya demi kelancaran proses penerimaan siswa baru jenjang SMP.
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, salah satu fokus utama dalam persiapan SPMB kali ini adalah digitalisasi. Langkah ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses informasi dan pendaftaran bagi orang tua calon siswa.
"Persiapan SPMB ini sudah mulai berjalan, misalnya Pak Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan soal digitalisasi, kita sudah berkoordinasi dengan ITS, Dewan Pendidikan, dan PGRI," kata Yusuf, Kamis (24/4).
Dispendik Surabaya telah menyiapkan perangkat dan bandwidth yang memadai agar orang tua dapat mengakses semua informasi dan melakukan pendaftaran melalui aplikasi. "Jadi tidak perlu ke sekolah atau ke kantor Dispendik, cukup melalui aplikasi. Di dalam aplikasi, semua fitur informasi sudah sangat lengkap dan informatif," imbuhnya.
Selain digitalisasi, Dispendik Surabaya juga gencar melakukan sosialisasi. Kegiatan sosialisasi ini akan menyasar orang tua siswa kelas VI SD yang akan melanjutkan ke SMP, baik secara langsung maupun di tingkat kelurahan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai ketentuan dan alur pendaftaran SPMB 2025,” terangnya.
Untuk memberikan pendampingan secara langsung, Dispendik Surabaya akan mendirikan Posko SPMB 2025 di seluruh sekolah negeri. Posko SPMB 2025 berfungsi sebagai pusat informasi dan konsultasi bagi calon pendaftar. Orang tua juga dapat meminta pendampingan dari pihak sekolah saat proses pendaftaran.
"Contoh, siswa dari Surabaya Timur mendaftar jalur prestasi ingin sekolah di Surabaya Pusat, jalur ini kan tidak memiliki ketentuan jarak, maka bisa berkonsultasi di Posko SPMB di wilayah terdekatnya," jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam SPMB 2025, terdapat empat jalur pendaftaran yang bisa dipilih calon siswa. Pertama, Jalur Afirmasi dengan kuota 20 persen yang diperuntukkan bagi keluarga gamis (keluarga miskin) dan pragamis.
“Kedua, Jalur Mutasi Orang Tua/Pindah Tugas, calon siswa dengan orang tua yang pindah tugas dapat menggunakan surat tugas sebagai dasar pendaftaran jika Kartu Keluarga (KK) belum berubah,” ujar dia.
Ketiga, Jalur Prestasi dengan kuota 35 persen yang terbagi menjadi tiga kategori, yaitu akademis, non-akademis, dan nilai rapor. Jalur ini memberikan kesempatan bagi siswa yang memiliki prestasi meskipun tidak lolos jalur afirmasi.
"Kami ingin memberikan harapan dan keleluasaan mendaftar bagi anak-anak," tegasnya
Dan keempat, Jalur Domisili dengan kuota 40 persen, terbagi menjadi dua kategori. Domisili Satu dengan kuota 20 persen, yakni berdasarkan radius terdekat antara rumah calon siswa dengan sekolah yang dituju, tanpa mempertimbangkan batas kecamatan atau kelurahan.
"Sehingga saya berharap kepada orang tua siswa bisa memahami radius rumahnya dengan sekolah yang dituju," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!