Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kenali ToMiRa Miliki Masyarakat Kulonprogo

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 14:58 WIB | Oleh:
Kenali ToMiRa Miliki Masyarakat Kulonprogo Doc: ist
Ket. ukm

KULONPROGO - Koperasi bekerja sama dengan toko jejaring mengisi 30 persen Toko Milik Rakyat atau Tomira dengan produk lokal. Ini menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko di Kulon Progo, Kamis, mengatakan koperasi yang bermitra dengan toko jejaring jangan seolah-olah menjadi kedok supaya izin mendirikan ToMiRa.

"Kami sudah sampaikan kepada Indomarco dan Alfamidi untuk menyelesaikan persoalan. Dan koperasi harus konsisten dan koperasi harus tanggung jawab mengisi produk besar 30 persen dari ruang yang ada di ToMiRa," kata Ambar usai melihat kurasi produk unggulan di PLUT Kulon Progo.

Ia mengatakan produk-produk UMKM atau produk lokal sudah tidak perlu lagi diragukan lagi kualitasnya.

"Saya sudah komunikasi dengan jajaran direksi Indomarco dan Alfamart soal produk UMKM sudah bagus. Namun kita tunggu saja hasil kurasi," katanya.

Lebih lanjut, Ambar mengatakan kurasi produk UMKM lokal ini dilakukan secara terbuka dan transparan.

"Hal ini menjadi komitmen Pemkab Kulon Progo, kami sangat terbuka. Kurasi produk UMKM dilakukan secara terbuka," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo Iffah Mufidati mengatakan amanah Perda Nomor 16 Tahun 2021 bahwa semua waralaba bermitra dengan koperasi dan menjadi ToMiRa. Perda tersebut juga mengamanahkan 50 koperasi yang bermitra berkewajiban menjadi distributor produk UMKM.

Skema pemberdayaannya dari ToMiRa yang pemodalnya waralaba yang bermitra dengan koperasi. Di Kulon Progo ada 50 koperasi yang artinya 50 ToMiRa.

"Koperasi berkewajiban menjadi distributor produk UMKM ke ToMiRa," katanya.

Ia mengatakan saat ini, Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo sedang melakukan kurasi 180 produk UMKM. Nanti akan dibuat berita acara produk yang tidak lolos alasannya apa.

"Hal ini supaya pelaku UMKM melakukan perbaikan produk atau pengemasannya. Kemudian, produk yang lolos nanti dijual di rak di alokasi 30 persen bagi produk UMKM di ToMiRa," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.