Budaya Tradisional Kota Malang Bakal Tetap Jaya. Ada 1.000 Acara untuk Lestarikannya
📅 Jumat, 25 Apr 2025, 15:18 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
MALANG - Program 1.000 kegiatan telah disiapkan untuk melestarikan berbagai budaya tradisional Kota Malang. “Ini akan memastikan berjalannya pelestarian budaya tradisional Kota Malang,” tandas Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.
"Program 1.000 event memang berkaitan dengan upaya kami dalam menggali potensi Kota Malang, termasuk soal budaya. Dari situ kami berkomitmen melestarikan budaya," kata Wahyu di Malang, Kamis.
Program 1.000 kegiatan disebutnya merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam mengedukasi dan mewariskan budaya lokal secara turun temurun kepada anak muda yang merupakan generasi penerus.
Harapannya adalah para generasi muda bisa memahami dan mengambil beragam nilai yang telah digagas oleh orang-orang terdahulu. Selain itu, juga menjadi wadah melaksanakan regenerasi pelaku kebudayaan lokal.
"Kami sudah menyusun terkait pelestarian budaya. Ini menjadi salah satu poin untuk bisa dikenal dari Kota Malang salah adalah budayanya," ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebanyak 1.000 kegiatan merupakan program yang menjadi bagian dari janji politik Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin saat maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 Kota Malang, sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota setempat.
Melalui program itu, dia memberikan ruang luas bagi elemen masyarakat untuk menggagas sebuah kegiatan dan dikerjasamakan dengan Pemkot Malang. Inisiasi 1.000 ajang itu juga mengacu pada upaya pemerintah daerah setempat dalam rangka menggerakkan perekonomian.
Tak hanya mengandalkan 1.000 kegiatan, pihaknya berkomitmen terus melibatkan peran perguruan tinggi dalam misi melestarikan budaya tradisional.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami menyampaikan akan tetap berkolaborasi bahwa kami ingin melestarikan terkait kebudayaan," kata dia.
Dia berharap strategi yang diterapkan pada akhirnya mampu menanamkan kesadaran kepada masyarakat, khususnya anak muda agar lebih memiliki kepedulian kepada budaya tradisional.
"Budaya di Kota Malang ini beranekaragam, kami ingin mengenalkan ini kepada anak-anak muda," tutur Wahyu. Saying tak mampu menyebutkan satu pun acara yang seribu itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!