Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lomba Melingkar Carano untuk Melestarikan Budaya Minangkabau

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 22:45 WIB | Oleh:
Lomba Melingkar Carano untuk Melestarikan Budaya Minangkabau Doc: Antara
Ket. Peserta Lomba Malingka Carano jo Arai Pinang di Kota Pariaman, Sumbar sedang berfoto.

Solok - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) melatih siswa sekolah dasar (SD) di daerah itu 'malingka carano jo arai pinang' atau melingkar carano dengan arai pinang guna mempertahankan salah satu kebudayaan Minangkabau yang biasanya digunakan saat melaksanakan kegiatan adat.

"Yang khusus Malingka Carano jo Arai Pinang ini tidak semua orang bisa, ketika kita tidak ajarkan kepada peserta didik kita, tentu mereka tidak bisa," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman Hertati Taher saat Lomba Malingka Carano jo Arai Pinang di Pariaman, Rabu.

Carano, lanjutnya diperlukan dalam setiap kegiatan adat di Minangkabau sebagai simbol penghormatan namun orang yang bisa melingkar dengan arai pinang sudah sedikit.

Oleh karena itu, kata dia dengan peserta didik di daerah itu diajarkan tradisi tersebut maka masyarakat nantinya tidak kesulitan lagi mencari orang-orang yang dapat 'malingka carano jo arai pinang' tersebut.

"Mereka dapat belajar dengan baik, 15 menit bisa. Mereka juga dapat kita berdayakan nantinya," katanya.

Guna memberikan motivasi kepada peserta didik tersebut dalam mempertahankan tradisi itu maka Pemkot Pariaman melaksanakan lomba yang diikuti oleh SD tingkat Sumbar.

"Lomba ini diikuti oleh 82 SD baik negeri maupun swasta di Pariaman, ditambah tujuh sekolah lain di luar kota tersebut," ujarnya.

Ia menyampaikan perlombaan tersebut merupakan yang ketiga kalinya dilaksanakan di daerah itu yakni pada 2022, 2023, dan 2025 sebagai upaya melestarikan kearifan lokal.

Kegiatan kearifan lokal, kata dia sering dilaksanakan di daerah itu di antaranya perlombaan permainan olahraga tradisional yang dilaksanakan pada Mei 2025, 'Lomba Malingka Carano jo Arai Pinang' pada bulan ini.

Kemudian, lanjutnya di akhir Oktober akan dilaksanakan lomba bahasa ibu, November lomba rabana, dan Desember melaksanakan lomba berpidato adat, dan puisi yang akan dilaksanakan hingga akhir tahun ini.

Ia menambahkan kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan tidak saja berdampak pada mempertahankan kebudayaan daerah namun juga menggerakkan perekonomian masyarakat meskipun daerah mengalami keterbatasan anggaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.