Wali Kota : SDM Bandung Harus Mendunia
📅 Sabtu, 28 Feb 2026, 18:10 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kota Bandung
BANDUNG - Dalam momentum Ramadan yang sarat nilai spiritual, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan satu pesan utama: sumber daya manusia (SDM) Bandung harus berani mendunia.
Hal itu diungkapkan Farhan saat Safari Ramadan ke-8 Pemerintah Kota Bandung di Masjid Agung Bandung, Kamis (26/2). Dalam sambutannya di hadapan jemaah, tokoh masyarakat, serta jajaran perangkat daerah, Wali Kota Farhan menyampaikan, Bandung bukan sekadar kota kreatif atau kota pendidikan, tetapi harus menjadi kota penghasil manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global.
“Bandung ini tidak boleh hanya hebat di dalam kota. Anak-anak Bandung harus berani keluar, bersaing, dan membawa nama baik daerahnya di level dunia,” kata dia.
Menurut Wali Kota Farhan, Safari Ramadan bukan hanya agenda seremonial, melainkan ruang konsolidasi spiritual dan sosial. Ramadan menjadi momentum memperkuat karakter, disiplin, serta integritas modal utama membangun SDM unggul.
Ia mengingatkan, keunggulan tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan konsistensi dan kesabaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sabar itu bukan diam. Sabar itu bekerja terus-menerus, memperbaiki diri, meningkatkan kualitas, dan tidak pernah berhenti belajar,” ujar dia.
Wali Kota Farhan menilai, Bandung memiliki ekosistem pendidikan yang kuat, didukung perguruan tinggi dan komunitas kreatif yang produktif.
Namun tantangan ke depan adalah memastikan lulusan-lulusan terbaik tidak hanya terserap lokal, melainkan mampu menembus pasar global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mencontohkan, banyak putra-putri Bandung yang berkarya di luar negeri, menjadi akademisi, profesional, hingga kurator seni internasional, namun tetap berkontribusi bagi Indonesia.
“Inilah yang kita dorong. SDM Bandung boleh bekerja di Singapura, Jepang, Eropa, tapi tetap membawa identitas dan kontribusi untuk tanah air,” kata dia.
Dalam Safari Ramadan tersebut, Wali Kota Farhan juga menyinggung pentingnya membangun memori kolektif kota, salah satunya melalui penguatan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan karakter.
Ia mengajak generasi muda untuk berani menggantungkan cita-cita setinggi langit, mengutip pesan Bung Karno bahwa jika pun terjatuh, akan jatuh di antara bintang-bintang.
“Bandung harus melahirkan manusia-manusia unggul. Bukan hanya cerdas secara akademik, tapi juga kuat secara moral dan spiritual,” tutur dia.
Pemkot Bandung, lanjut Wali Kota Farhan, akan terus memperbaiki sistem pelayanan, infrastruktur, serta kebijakan publik agar mendukung lahirnya SDM berdaya saing global. Mulai dari penataan kota, penguatan literasi digital, hingga pemberdayaan generasi muda.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!