Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wisata Pendakian Gunung Tambora di NTB Kembali Dibuka Usai Ditutup Tiga Bulan

📅 Selasa, 15 Apr 2025, 14:43 WIB | Oleh:
Wisata Pendakian Gunung Tambora di NTB Kembali Dibuka Usai Ditutup Tiga Bulan Doc: antara foto
Ket. Gerbang wisata pendakian Gunung Tambora di Pulau Sumbawa, NTB.

DOMPU - Balai Taman Nasional Tambora kembali membuka wisata pendakian ke Gunung Tambora di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah sebelumnya sempat ditutup selama tiga bulan akibat dampak cuaca ekstrem.

Kepala Balai Taman Nasional Tambora (TNT) Deny Rahadi di Dompu, Selasa (15/4), mengatakan seluruh jalur pendakian resmi dibuka pada 13 April 2025. “Saat ini aktivitas wisata mulai pendakian, edukasi, dan wisata-wisata lain semuanya dibuka kembali,” ujarnya.

Deny menjelaskan pembukaan jalur pendakian sudah melalui hasil evaluasi kondisi cuaca terkini di kawasan Taman Nasional Tambora yang didukung prakiraan dari Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Salahuddin Bima.

Menurutnya, saat ini cuaca cerah berawan dengan kecepatan angin relatif aman pada kisaran 10 sampai 30 kilometer per jam. Para pelancong dapat menyaksikan secara langsung keindahan kaldera Gunung Tambora.

“Kaldera Tambora merupakan salah satu yang terluas di Indonesia dengan diameter mencapai 6 hingga 7 kilometer,” kata Deny.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa kawasan Gunung Tambora merupakan satu-satunya balai taman nasional terlengkap di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya/etnis, dunia bawah air, edukasi, jalur off-road, jalur sepeda gunung, air terjun, pendakian, hingga wisata sejarah.

Deny berharap pemerintah daerah memberikan aksesibilitas dan dukungan kuat terhadap pembukaan semua jalur wisata di Gunung Tambora agar tidak tertinggal dengan Gunung Rinjani di Pulau Lombok.

Tambora memiliki empat jalur pendakian utama meliputi Doro Ncanga dan Pancasila yang berada di wilayah Kabupaten Dompu, serta Piong dan Kawinda Toi yang terletak di Kabupaten Bima.

Selain itu, kawasan Taman Nasional Tambora memiliki dua wisata alam no-pendakian di wilayah Resort Kawinda To’i, Kabupaten Bima dan Sanctuary Rusa di wilayah Resort Doro Ncanga, Kabupaten Dompu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

24 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.