Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalan Alternatif di Tangerang Amblas 30 Meter Akibat Pergerakan Tanah

📅 Senin, 14 Apr 2025, 19:34 WIB | Oleh:
Jalan Alternatif di Tangerang Amblas 30 Meter Akibat Pergerakan Tanah Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
Ket. Kondisi jalan amblas di Kota Tangerang dan menyebabkan akses alternatif warga terputus.

TANGERANG - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Banten menyebutkan jalan alternatif yang menghubungkan Kampung Gunung Sari dan Lippo Karawaci di Panunggangan Barat Cibodas amblas sepanjang 30 meter akibat pergerakan tanah.

"Peristiwa tersebut disebabkan oleh pergerakan tanah dari aliran deras cabang Sungai Cisadane yang mengarah ke Kali Cicayur selama intensitas curah hujan tinggi dalam dua hari terakhir," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni di Tangerang, Senin (14/4).

Ia mengatakan dari peristiwa itu, Pemerintah Kota Tangerang langsung memberikan penanganan responsif yang mengakibatkan terputusnya akses jalan alternatif tersebut.

Dinas PUPR langsung menerjunkan tim teknis lapangan selepas kejadian tersebut sekaligus berkoordinasi dengan pihak berwenang yakni pengembang dan kewilayahan untuk memastikan tanah longsor tersebut tidak semakin meluas lagi.

Kemudian, Pemkot Tangerang juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cisadane sebagai pihak yang berwenang untuk menyusun rencana strategis penanganan lebih lanjut.

Saat ini, Pemkot Tangerang bersama BBWS Cisadane telah menerjunkan tim teknis lapangan untuk melakukan pendalaman lebih lanjut dalam rangka persiapan perbaikan struktur tanggul, akses jalan dan pengamanan kawasan pemukiman sekitar dalam waktu dekat,

“Kami terus berkoordinasi secara intens untuk menyiapkan penanganan lanjutan berdasarkan hasil asesmen yang sudah dikumpulkan sejak kemarin. Setelahnya, kami menargetkan dalam merealisasikan perbaikan tanggul dan jalannya secepat mungkin. Apalagi debit airnya masih sangat besar jadi membutuhkan penanganan khusus,” kata dia.

Camat Cibodas Buceu Gartina menambahkan Pemkot Tangerang telah mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di sekitar lokasi tanah longsor sementara waktu, sekaligus meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca buruk yang masih akan terjadi beberapa hari mendatang.

Di antaranya menutup akses jalan di sekitar lokasi amblas untuk menjamin keamanan masyarakat setempat. Tidak hanya itu, pihaknya juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi tanah longsor.

"Kurang lebih ada delapan rumah, untuk meningkatkan kewaspadaan bahkan kalau perlu mengosongkan sementara untuk mengantisipasi kejadian tanah longsor meluas,” katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.